Tips Menulis Light Novel

Sebenarnya saya belum terlalu mahir dalam menulis novel ringan atau light novel. Karena temponya yang cepat dari cerita biasanya dan deskripsi yang seadanya (karena sering menulis sastra saya sering berlebay-lebay dalam narasi dan deskripsi) membuat saya sedikit susah untuk menyesuaikan diri dengan gaya penulisan light novel. Tapi rasanya, inti dari bagaimana membuat cerita menarik tetap sama. Karena goal-nya tetap sama: agar pembaca terkesan dan terhibur.
Well frens, pada kesempatan kali ini akan saya uraikan tips sederhana dalam menulis light novela.k.a novel ringan. Belakangan dalam statistik blog ini terselip kata kunci itu, mungkin dari tulisan ini yang cukup populer, hehe. Tips ini dari pengalaman pribadi selama menekuni profesi sebagai penggemar cerita fantasi dan anime/manga. Diinspirasi juga oleh anime Bakuman yang pernah saya tonton. Semoga bermanfaat.
#1 Tentukan tema novel ringanmu
Tips pertama dalam menulis light novel adalah tentukan tema novel ringanmu. Well, tema adalah intisari dari tubuh cerita. Dalam light novel sendiri banyak tema yang diusung, sebagai misal romance, fantasi, horror, drama, komedi, dll. Dengan menentukan tema akan membuat ceritamu terfokus pada satu tujuan.
#2 Tentukan karakter dalam novelmu
Tips menulis light novel yang kedua adalah tentukan karakter dalam novelmu, karakter utama hingga yang lain-lain. Gender, tipikal hingga jalan hidupnya. Buatlah karakter utama yang unik dan berbeda dari yang lain agar ia menonjol. Dan harus konsisten dari awal cerita sampai akhir. Misal, awalnya karakter utama itu tegar tapi pada akhirnya menjadi cengeng. Hindari yang demikian. Bilamana ada perubahan watak maka jelaskan dalam peristiwa yang bisa diterima pembaca.
#3 Tentukan misi dari karakter utama
Setiap tokoh dalam cerita harus memiliki tujuan hidup dan misinya tersendiri. Coba paling populer pada anime Naruto, tujuan si Naruto itu adalah menjadi hokage. Sederhana sebenarnya, tapi dengan adanya tujuan kita bisa membuat cerita perjalanan yang berliku dalam menggapai tujuan itu. Jadi apa misi utama karakterk light novel mu?
#4 Tentukan siapa yang menjadi Heroine
Dalam serial shonen kebanyakan ada perempuan yang disukai oleh karakter utama, atau setidaknya yang menjadi sentral di antara tokoh perempuan yang lain. Kalau dalam serial Naruto si Sakura. Hal itu membuat hidup cerita, yakinlah akan banyak inspirasi datang dari situ.
#5 Jangan lupa amanat dalam cerita
Ini buat bonus, cerita yang tidak sekadar menghibur akan berkesan di hati pembaca, apalagi cerita yang bisa menghadirkan pencerahan. Hitung-hitung nambah pahala, ya gak. Apalagi sekarang masih ramadhan. Hehe.
Ok, itu tadi tulisan sederhana tentang bagaimana tips menulis light novel. Jangan lupa tinggalkan komentar dan bagikan agar yang lain juga dapat manfaatnya. Selamat menulis.

Bagikan Yuk!

6 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *