Syahdan Ketika Kehilangan Ara

Syahdan Ketika Kehilangan Ara

Ilustrasi dari kumpulanfiksi.wordpress.comSyahdan kehilangan Ara di saat pagi menyinsing kediamannya yang sunyi. Anak yang ia temukan setahun silam lepas kebakaran pasar, yang menangis tersedu-sedu tak dapat bicara itu, hilang entah kemana tanpa kabar atau semacam...

Pada Suatu Subuh

                          Lelaki tua ituPanjul namanya, orang-orang memanggilnya begitu, tapi sebenarnya namanya bukanlah itu, hanya sebuah gelar yang diberikan orang-orang yang ia sendiri tidak...

Sayap yang Mengembara

Dia tidak di rumah, jawabku, tatkala seorang perempuan muda mengetuk pintu dan menanyakan padaku adakah Arni di rumah. Aku tidak mengenal wajah perempuan itu, mungkin kawan Arni yang baru, aku tahu ia mempunyai banyak kawan. Ia mudah bersahabat dengan orang lain...

Nelayan yang Takut Melaut

Tepat sepuluh menit sebelum jam dua siang dia datang ke rumahku lalu tanpa dipersilakan mengambil duduk di kursi tamu, raut wajahnya masam-masam kepundung. Aku ikut duduk tanpa protes akan kedatangannya yang tanpa mengucap salam itu. Kuperhatikan dia sekali lagi,...

Tentang Rindu dan Rerintik Hujan

            Malam ini hujan turun lagi dan Fatimah tercenung lagi. Di benak perempuan itu berkelabat bayang-bayang tentang siang tadi yang begitu garang, langit begitu terang seolah awan tiada mengandung hujan. Kain jemuran Fatimah dapat...

Mamang

          Suli kembali terpekur di tepian pantai sebagaimana yang ia lakukan belakangan ini. Duduk bersila di bawah pohon kelapa, membiarkan angin berhembus membelai rambutnya yang bergelombang laksana ombak. Ia menghirup...