Beberapa tahun terakhir saya mulai aware dengan hak cipta. Mulai dari belajar untuk tidak nonon film bajakan, sampai tidak mau pakai software yang crack-an gitu. Kan kasihan aja, pihak pengembangnya sudah gelontorkan sekian besar dana untuk riset dan sebagainya, lantas dengan mudah dibajak oleh pengguna.

Mereka pasti kesal, sama kesalnya ketika saya tahu ada banyak konten blog saya disalin dan tempel sama blogger lain di blognya. Dan parahnya, artikel bajakan itu nampil lebih baik di halaman pencaharian Google dari punya saya yang 1000% original. Nyesek, bukan?

Jadi, sebagai seorang blogger dan content creator, saya mulai “hijrah” menggunakan yang legal saja, terlepas dari apakah itu untuk proyek amal–apalagi proyek komersial.

Beberapa software berbayar yang dulunya saya pakai dengan crack, sekarang sudah mulai saya ganti dengan software alternatif yang bersifat open source alias kagak bayar. Dalam pembuatan desain misalnya, saya gunakan pengolah vektor Inkscape yang bisa diunduh gratis. Untuk materi desainnya juga pakai materi yang diunduh secara legal dengan berlangganan di situs microstock.

Tak hanya software di laptop, saya juga “hijrah” ke software legal dalam membuat konten di ponsel pintar. Dengan membeli “hapus tanda air”, menggunakan aplikasi yang memang gratis, sampai membeli versi pro dari aplikasi tersebut. Memang sih harus keluar sekian uang, tapi enaknya kita bisa berkarya dengan tenang.

“Ah, lebay banget sih, mereka juga gak bakal rugi juga kalau kita pakai yang bajakan.” seloroh teman saya. Memang, mereka tidak akan terlalu rugi. Contohnya Microsoft yang asetnya sudah melimpah-limpah. Tapi, pernahkah kita berpikir bagaimana status hasil kerja yang kita dapatkan dari hal yang melanggar hukum?

Lebih-lebih kalau kita menggunakan software atau aplikasi bajakan itu untuk mencari uang yang akan kita atau anak-istri makan. Adakah keberkahan dari rezeki yang kita dapatkan dari hal itu?

Terus solusinya bagaimana dong?

Ya, kalau materi bisa dicari di penyedia materi gratis. Misalnya untuk gambar, berhenti mencomot gambar dari Google untuk menyediakan ilustrasi blogmu dan sebagainya, beralihlah pada situs penyedia gambar gratis yang ada. Atau, kamu bisa berlangganan di situs microstock yang juga banyak jenisnya.

Ini beberapa contoh situs gambar gratis:

Kalau microstock itu beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Shutterstock
  • iStock
  • Freepik
  • dll

Kalau untuk software, kamu juga bisa mencari alternatifnya yang gratis–jika tak mampu beli yang asli. Cara mencarinya gampang kok, teman-teman. Kamu tinggal ketikkan saja di Google: “[nama software] alternative”, misalnya “photosop alternative”. Setelah itu kamu akan temukan laman web dengan berbagai alternatif dari software tersebut. Tinggal pilih yang gratisnya.

Cuma kalau untuk sistem operasi (OS) memang kita sulit move on. Ada sih memang OS yang gratis seperti Linux, cuma memakainya tidak gampang. Selain itu, banyak software yang belum support Linux. Pada akhirnya terpaksa memakai OS Microsoft Windows bajakan, sebab kalau dibeli mahal. Harganya capai 2,5 jutaan. Ya, kalau saran saya sih lebih baik beli laptop yang sudah terpasang Windows originalnya.

“Tapi kan mahal juga, Jo!”

Ah, tidak juga. Mau kerjaan jadi berkah gak sih? Kalau mau, saya ada rekomendasi laptop yang sudah dibekali Windows 10 asli, tidak mahal dan punya kemampuan yang mumpuni. Ia adalah laptop anyar dari ASUS, yaitu ASUS VivoBook Ultra A412DA.

Pertanyaannya, seberapa menarik dan mumpuninya ASUS VivoBook Ultra A412DA ini? Yuk, mari kita bahas.

ASUS VivoBook Ultra A412DA: Si Ringkas yang Mempesona

ASUS memang tidak ada matinya dalam mengembangkan produk. Baru-baru ini, ASUS rilis laptop anyar yang pas banget buat anak muda hingga mereka yang pengen tampil gaya dan memiliki keterbutuhan yang tinggi akan laptop. Ia adalah ASUS VivoBook Ultra A412DA yang digadang-gadang sebagai “The World’s Smallest 14 inch Colorful Notebook” alias laptop 14 inci paling ringkas dan penuh warna.

Sebagai laptop dengan layar 14 inci, ASUS VivoBook Ultra A412DA hanya memiliki berat 1,5 kg. Desainnya juga ringkas dan kompak banget. Mulai dari rasio layar-bodi 87%, bezel ramping 5,7 mm hingga sudut penglihatan yang luas 178 derajat. Sedangkan untuk ketebalannya hanya 2 cm. Spesifikasi ini membuktikan bahwa ASUS VivoBook Ultra A412DA sebagai laptop teringkas di kelasnya bukan klaim semata.

Selain itu, ASUS VivoBook Ultra A412DA juga memiliki desain yang menarik dan penuh warna. Ada 4 pilihan warna yang bisa kita sesuaikan dengan kebutuhan kita. Tidak sembarangan, masing-masing warna memberikan kesan tersendiri lho.

Ada Transparent Silver yang memberikan tampilan ramping dan canggih; Slate Grey untuk yang lebih bersahaja namun tetap mewah; Peacock Blue yang bisa berganti warna dengan sudut pandang yang berbeda; Coral Crush dengan look yang cerah dan ceria untuk kamu yang benar-benar ingin menonjol.

Sangat ringkas, kompak dan modis, bukan?

10++ Alasan Mengapa ASUS VivoBook Ultra A412DA Bikin Kerja Lebih Mudah dan Berkah

Jika kamu bertanya pada saya “kenapa ASUS VivoBook Ultra A412DA jadi rekomendasi?”, saya akan menjawab “karena si ringkas ini bisa bikin pekerjaan jadi lebih mudah dah berkah”.

Ini bukan “jurus marketing” atau apa lah itu, namun kenyataan bahwa ASUS VivoBook Ultra A412DA memang punya bekal untuk menjadikan kerja lebih mudah dan berkah di saat yang sama. Sehingga ASUS VivoBook Ultra A412DA tidak hanya menjadi “The World’s Smallest 14 inch Colorful Notebook” tapi powerful dan berkah-ful juga.

#1 Dibekali AMD Ryzen 3000 series + VGA Radeon Vega

Bagi saya, ketika memilih sebuah laptop untuk dipinang, salah satu hal yang sangat penting adalah memperhatikan dapur pacunya. Bagaimana menurutmu?

ASUS VivoBook Ultra A412DA nyatanya tak hanya ringkas tapi juga mumpuni. Motherboard-nya disemati oleh prosesor AMD yang terkenal gahar untuk pekerjaan berat–terutama yang berkaitan dengan hal berbau grafis seperti game. VivoBook Ultra A412DA terdiri dari dua varian yaitu varian dengan AMD Ryzen 3 3200U dan AMD Ryzen 5 3500U. Untuk memori (RAM) masing-masing 4 GB (Ryzen 3) dan 8GB (Ryzen 5). Tidak hanya itu, kinerja prosesor dan RAM juga dibantu oleh VGA Radeon Vega 3 (Ryzen 3) dan Radeon Vega 8 (Ryzen 5).

Sematan dapur pacu yang mumpuni ini membuat ASUS VivoBook Ultra A412DA nyaman dibawa nugas yang berat-berat seperti membuka aplikasi desain bagi engineer atau arsitek, software programing, hingga aplikasi editing audio-visual dan sebagainya. Jadi tidak perlu sering kesal lagi–apalagi sampai ngumpat dan ngeluh–kalau-kalau pas lagi sibuk kerja tapi eh tapi malah sering not responding apalagi hingga blue screen.

Terus, kalau lagi rehat sejenak dari kerja, ASUS VivoBook Ultra A412DA bisa dipakai untuk menikmati hiburan terbaik sebab adanya layar Full HD dan dapur pacu sanggup menjalankan game sekelas yang dimainkan di kompetisi-kompetisi eSport dunia.

Kerja yang nyaman, lancar dan tanpa ngeluh, bisa menghasilkan sesuatu yang berkah, bukan?

#2 Ruang penyimpanan besar

Jika kamu adalah seseorang yang suka mengoleksi berbagai berkas, kabar baiknya ASUS VivoBook Ultra A412DA sudah terintegrasi dengan sebuah HDD ukuran 1TB. Ruang penyimpanan yang besar ini dapat kamu gunakan untuk menyimpan berbagai berkas kantoran hingga multimedia.

Selain bisa menyimpan berkas hiburan, kamu juga bisa menyimpan banyak video-video ceramah agama. Jadi lebih berkah, bukan?

#3 Lebih ergonomis dengan ErgoLift

Bagi mereka yang kerap bekerja dengan menggunakan laptop, pasti tidak asing lagi dengan yang namanya sakit punggung. Apalagi jika kerjanya lamaa. Seperti saya *curcol.

ASUS, sebagai vendor terkemuka, paham betul dengan “keluhan” pengguna laptop satu ini. Sebuah fitur, yang secara kasat mata sederhana tapi tepat guna, disematkan ke desain ASUS VivoBook A412DA. Fitur itu dinamai ErgoLift, yaitu desain bodi laptop yang mampu terangkat hingga 2 derajat saat dibuka.

ErgoLift pada desain ASUS VivoBook A412DA dapat memberikan user experience yang lebih baik pada saat laptop digunakan untuk mengetik. Dengan kata lain, pekerjaan ketik-mengetik menjadi lebih nyaman dengan desain laptop yang ergonomis. Hmm, pebisnis, penulis dan blogger diuntungkan banget nih.

#4 Backlit keyboard

Kemudahan lainnya yang bisa kamu dapatkan dari ASUS VivoBook A412DA adalah tersedianya opsi untuk backlit keyboard. Adanya fitur unggulan backlit keyboard ini akan membantu kita untuk dapat mengetik dengan lebih nyaman di bawah pencahayaan yang redup.

Untuk kualitas keyboard alias papan ketiknya kamu tidak perlu khawatir. Papan ketik VivoBook Ultra A412DA didesain kokoh dalam satu lembar konstruksi. Jarak antar tombolnya juga pas sehingga memberikan pengalaman mengetik yang baik. Untuk durabilitasnya, papan ketik ASUS VivoBook A412DA sudah teruji tahan hingga 10.000 kali penekanan. Keunggulan pada papan ketik ini akan membuat pekerjaan kita menjadi lebih mudah.

#5 Port konektivitas lengkap

Beralih ke sektor konektivitas, bekerja dengan ASUS VivoBook Ultra A412DA akan lebih mudah berkat beragam port I/O yang tersedia. Adapun I/O tersebut meliputi 1x USB 3.1 Gen1 (Type-C), 1x USB 3.1 Gen1 (Type-A), 1x USB 2.0, 1x HDMI, 1x Audio Jack dan slot card reader MicroSD.

Yang membuat saya tertarik itu adalah adanya port USB 3.1 Gen1 (Type-C) pada ASUS VivoBook Ultra A412DA. For your information, USB 3.1 Gen1 merupakan jenis port USB terbaru yang memiliki kelebihan pada kecepatan transfer tinggi, mencapai 5 Gbit/s. Sedangkan untuk port USB 3.1 Gen1 (Type-C) memungkinkan ASUS VivoBook Ultra A412DA perangkat gadget atau komputer terbaru.

Port I/O yang canggih membuat kecepatan transfer data dari/ke ASUS VivoBook Ultra A412DA menjadi lebih gegas, tanpa harus bosan dan KZL karena lama menunggu.

#6 Fast charging

Saking pentingnya gawai atau gadget di zaman kekinian, kita seringkali mati gaya kalau kehabisan baterai–apalagi kalau kehabisan paket data *opss. Untuk masalah ini kamu tidak perlu khawatir. ASUS VivoBook Ultra A412DA dibekali baterai lithium-polymer kualitas tinggi dengan spesifikasi 2 Cell 37 Whrs.

Hebatnya lagi, baterai ini didukung fitur pengisian cepat (fast charging) di mana baterai bisa terisi hingga 60% dalam waktu 49 menit saja. Dan kamu tidak perlu khawatir dengan kesehatan baterai kalau telat cabut colokan karena lupa atau gimana, pasalnya baterai ASUS VivoBook Ultra A412DA sudah terintegrasi dengan teknologi ASUS Battery Health Charging. Teknologi ini akan memperpanjang usia pakai baterai dan mengurangi kemungkinan kerusakan dari pembengkakan baterai.

Keunggulan pada sektor baterai ini mampu mengefektifkan waktu kita untuk bekerja, terutama jika pekerjaan menuntut kita harus mobile ke sana-sini.

#7 Audio mentereng berkat ASUS SonicMaster

Dapur pacu mumpuni, ruang penyimpanan lega hingga desain yang ergonomis, konektivitas lengkap, rasanya sudah sempurna ya ASUS VivoBook Ultra A412DA ini. Tapi tunggu dulu, laptop tak melulu dibawa kerja, bukan? Seringkali kita perlu berhibur juga. Sesekali, di sela-sela pekerjaan, kita perlu mendengar suntikan motivasi dan tentu juga siraman rohani biar kerja makin berkah.

Oleh karena itu, sektor audio juga tidak boleh dilewatkan dalam memilih laptop idaman. ASUS sendiri juga sudah mengembangkan teknologi khusus untuk audio ini, yaitu ASUS SonicMaster, dan beruntungnya teknologi ini ada di ASUS VivoBook Ultra A412DA.

Sekilas tentang ASUS SonicMaster, ini adalah teknologi kombinasi dari perangkat keras, perangkat lunak dan penyetalan audio yang dirancang untuk memberikan pengalaman audio terbaik bagi pengguna. Dengan adanya teknologi ini, kamu bisa menikmati audio yang jernih ketika berhibur atau kegiatan lainnya.

#8 Windows 10 pre-installed

Sebagai mana yang saya singgung di awal. Saya pribadi sampai hari masih kesulitan “hijrah” sepenuhnya untuk menggunakan sumber daya yang legal–khususnya di sistem operasi yang digunakan. Saya terpaksa menggunakan Windows 10 bajakan karena belum sanggup membeli yang asli. Selain itu, move on dari Windows itu memang sulit karena banyak aplikasi yang biasa saya gunakan cuma didukung oleh Windows, bukan lainnya.

Apakah kamu pernah mengalami kesulitan yang sama? Membeli Windows original memang solusi, tapi itu ya,… agak mahal. Lebih hemat kalau beli laptop baru yang sudah terpasang Windows 10 orginal di dalamnya.

ASUS VivoBook Ultra A412DA sudah dibekali sistem operasi Windows 10 original lho, jadi kita tidak perlu beli lagi. Kehadiran Windows asli ini menjadi semacam oase bagi kita-kita yang ingin mencari keberkahan di pekerjaan, ditambah dengan kemudahan dari fitur-fitur kekinian Windows yang ada.

#9 Windows Hello

Salah satu fitur kekinian dari Windows, khususnya Windows 10, adalah Windows Hello. Dipadukan dengan adanya sensor sidik jari (fingerprint) pada ASUS VivoBook Ultra A412DA, login  jadi sangat mudah dan cepat karena cukup dengan satu sentuhan.

Dengan adanya sensor sidik jari serta Windows Hello ini, laptop menjadi lebih aman karena tidak perlu mengetik password yang bisa saja diintip sama teman yang iseng dan gabut. Laptopmu sepenuhnya dalam kendalimu.

Tangkapan layar Windows Hello

#10 Garansi global hingga 2 tahun

“Oke lah, sejauh ini ASUS VivoBook Ultra A412DA punya berbagai keunggulan yang memukau. Tapi gimana dengan layanan purna jualnya?” mungkin itu kali ya pertanyaan pembaca.

Untuk kita ketahui, ASUS memberikan 2 tahun garansi global untuk ASUS VivoBook Ultra A412DA lho. Jika biasanya orang lain cuma bisa memberikan garansi 1 tahun, ASUS berikan dua kali lipatnya. Sekali lagi, garansinya global, bukan nasional lho ya. Selain itu service center ASUS juga tersebar di berbagai wilayah di Indonesia, jadi kamu tidak perlu khawatir jika ada sesuatu dengan produk ASUS yang kamu gunakan.

++ Berbagai spesifikasi memukau lainnya

Selain 10 kelebihan yang bisa membuat kerja menjadi mudah dan berkah di atas, ASUS VivoBook Ultra A412DA masih punya banyak keunggulan lainnya. Di sektor Web Camera misalnya, yang sudah didukung Camera HD dan beberapa sektor lainnya. Lebih lengkap mengenai spesifikasi ASUS VivoBook Ultra A412DA bisa kamu lihat di tabel di bawah ini.

Spesifikasi ASUS VivoBook Ultra A412DA
Prosesor AMD Ryzen™ 3 3200U / AMD Ryzen™ 5 3500U
Layar 4.0″ (16:9) LED backlit FHD (1920×1080) 60Hz Anti-Glare Panel
RAM 4 GB (Ryzen 3) / 8 GB (Ryzen 5)
Grafis Radeon™ Vega 3 Graphics (Ryzen 3) / Radeon™ Vega 8 Graphics (Ryzen 5)
Penyimpanan HDD 1 TB
Dimensi dan Berat 32,2 (P) x 21,2 (L) x 1,95 (T) cm; 1,5 kg dengan baterai
Webcam HD 720p
Port I/O 1x USB 3.1 Gen1 (Type-C), 1x USB 3.1 Gen1 (Type-A), 1x USB 2.0, 1x HDMI, 1x Audio Jack, 1x MicroSD
Baterai 37WHrs, 2S1P, 2 Cell Li-Ion Battery
Sistem Operasi Windows 10
Konektivitas Bluetooth 4.2, Dual-band 802.11ac Wi-Fi (2x2)
Audio ASUS SonicMaster, Array Microphone
Warna Transparent Silver, Slate Grey, Peacock Blue, Coral Crush
Garansi 2 tahun garansi global
Fitur Unggulan Windows Hello, Fingerprint, backlit keyboard, ErgoLift, Fast Charging
Harga Rp. 6.599.000 (Ryzen 3) / Rp. 8.699.000 (Ryzen 5)

Penutup: Kalah Mambali, Manang Mamakai

Memilih laptop idaman memang tak semudah membalikkan telapak tangan. Ya gimana lagi ya, pasalnya laptop kerap digunakan untuk menunjang pekerjaan. Kalau salah beli misalnya, tak hanya akan buat pekerjaan tidak lancar, tapi juga bisa bikin tidak berkah–karena asal-asalan atau kerap melanggar deadline.

Oleh karena itu, menurut hemat saya, lebih baik kita membeli laptop yang bagus sekalian. Ya, daripada pelit terlalu hemat sehingga gagal paham dengan kebutuhan kita sendiri. ASUS VivoBook Ultra A412DA punya berbagai kelebihan yang bisa membuat pekerjaan kita menjadi lebih mudah dan berkah seperti ulasan saya di atas.

Jika kamu masih berpikir-pikir untuk meminang ASUS VivoBook Ultra A412DA sebagai partner keseharianmu, ada sebuah pepatah orang Minangkabau yang perlu kita renungi bersama, yaitu “bialah kalah mambali, asa manang mamakai“. Biarlah kalah dalam membeli tapi menang dalam memakai. Artinya, tidak apa mengeluarkan sedikit lebih banyak uang asal barang yang dibeli memang unggul, nyaman digunakan dan tahan lama.

Lagipula, ASUS VivoBook Ultra A412DA itu tidaklah mahal–menimbang berbagai keunggulan dan Windows 10 asli yang dimilikinya. Harga Windows 10 Home di Microsoft Store saja mencapai 2,5 jutaan rupiah, belum lagi teknologi kekinian di laptop ini yang bisa memberikan kamu pengalaman yang lebih baik.

Jadi, bagaimana menurutmu ASUS VivoBook Ultra A412DA? Worth it gak sih untuk dipinang? Kalau saya “yes”, demi pekerjaan yang lebih mudah dan berkah. Karena keberkahan itu lah yang menjadi faktor penting dalam kemampuan kita bersyukur atas apa yang kita punya dan memberi makna pada kehidupan kita.[]