Pernahkah Anda memiliki masalah keringat berlebih? Entah kenapa, di antara saya beradik-kakak, saya adalah orang yang paling mudah untuk berkeringat. Meski hanya karena pemicu sederhana, keringat berlebih keluar dari pori-pori kulit saya. Contohnya, seperti saat makan makanan pedas ataupun panas, bisa basah deh itu sekujur tubuh saya. Selain itu, saya memang suka mengenakan jaket saat pergi keluar rumah. Selain karena menurut saya itu cukup keren, saya juga gak mau kulit saya menjadi lebih hitam karena terbakar matahari. Eh.

Ngomong-ngomong, apakah Anda adalah orang yang juga mempunyai masalah dengan keringat berlebih? Jika iya, apa yang Anda ketahui tentang fenomena keringat berlebih ini? Ternyata, keluarnya keringat secara berlebihan dari tubuh kita bisa mengindikasikan adanya penyakit yang sedang kita idap lho.

Beberapa sumber mengatakan, keringat berlebih dapat menjadi indikasi ada yang tidak “beres” pada tubuh kita. Beberapa penyakit yang mungkin berkaitan dengan keringat berlebih yaitu demam, gula darah rendah, hipertiroid, parkinson, penyakit jantung dan sebagainya.

Tapi selain beberapa penyakit di atas, ada satu hal yang hampir selalu kita hadapi. Penyakit yang agaknya sepele tapi sangat mengganggu, kalaulah bukan diri kita, itu bisa mengganggu orang-orang di sekitar kita. Penyakit itu adalah “penyakit” bau badan akibat keringat berlebih.

Jika Anda mempunyai keluhan keringat berlebih yang menimbulkan bau badan, beberapa cara pencegahan dan penanganan ini dapat Anda lakukan.

Mandi

Bau badan akibat keringat berlebih dapat dihilangkan dengan mandi. Kegiatan mandi dapat membersihkan bakteri dari keringat berlebih yang ada di tubuh kita. Tentu saja mandi yang benar ya, bukan hanya siram-siram air terus selesai. Gosoklah dengan baik bagian-bagian yang kerap menjadi sarang bakteri dan bau. Misalnya ketiak, pangkal paha dan sebagainya.

Ganti pakaian

Bau keringat itu tidak hanya menempel pada badan, tetapi juga meresap di serat kain. Agar tubuhmu tidak bau keringat, kamu dapat mengganti pakaian dengan yang baru. Tentu saja akan lebih baik jika disertai dengan mandi terlebih dahulu. Selain itu, kenakanlah pakaian yang tidak membuat gerah agar tubuh kita tidak mudah berkeringat.

Mengenakan parfum

Hmm, mungkin Anda mengira saya bercanda, tapi saya serius lho. Ketika kuliah S1 dulu, di jurusan teknik mesin, saya dan teman seringkali tidak mandi karena jadwal yang padat merayap. Bau badan jangan ditanya. Akhirnya karena tak sempat mandi itu, dan tak mau tampil bau, kami semprotkan saja parfum ke baju, atau ke badan. Cara ini layak dicoba kalau memang terdesak saja ya.

Gunakan deodorant setelah mandi atau sebelum berkegiatan

Apakah Anda adalah seseorang yang memiliki mobilitas tinggi? Atau barangkali Anda seorang yang suka berolah raga? Kegiatan-kegiatan yang menuntut aktivitas fisik seringkali memicu keringat bercucuran dari tubuh kita. Jika sudah demikian, bau badan tidak dapat dihindari. Oleh karena itu, cara terbaik adalah mencegahnya.

Anda bisa menggunakan deodorant sebelum melakukan aktivitas. Penggunaan deodorant dapat membantu menangani masalah keringat berlebih pada tubuh kita. Tapi pilih juga deodorant yang cocok dan yang pasti, yang tidak meninggalkan bekas di ketiak atau lengan baju.

Beberapa cara di atas kerap saya coba untuk menangani masalah keringat berlebih, terutama ketika memang sedang sibuk-sibuknya dan banyak aktivitas di luar ruangan. Sedapat mungkin menjaga badan agar tidak berkeringat, kan gak enak gitu kalau bau, apalagi kalau pergi ke tempat ramai, salat berjamaah di mesjid dan menghadiri agenda penting lainnya.

error:
Copy link
Powered by Social Snap