Saat Ramadhan Datang, Ini Lho Peluang Bisnis UMKM yang Merekah dan Berkembang

Jauh sebelum Ramadhan datang, berbagai kalangan sudah tampak berbahagia menanti penghulu dari seluruh bulan itu. Satu dari banyak kalangan itu adalah adalah emak-emak alias ibu-ibu rumah tangga dengan usaha mikro mereka. Pasalnya, jelang Ramadhan, sudah bersliweran tuh iklan-iklan produk kurma di media-media sosial. Hampir di semua kanal, mulai dari WhatsApp sampai jejaring sosial seperti Facebook dan Instagram.

Kami, saya dan istri, memutuskan untuk berbagi kebahagiaan dengan membeli 3 kilogram kurma dari teman istri saya. Waktu itu masih beberapa minggu lagi menjelang hari pertama Ramadhan. Kami harus menyetok kurma nih biar bisa menerapkan sunnah sahur dan berbuka puasa dengan kurma.

Akhirnya mau dikirimlah itu kurma, kami minta kirimnya pakai JNE Express. Dan, masyaa Allah walhamdulillah, pas banget lagi ada promo, kirim paket dalam kota/CTC 3 kilogram tapi bayar ongkirnya seharga 1 kilogram. Senang banget lah saya.

“Ini kurma harus tahan sampai Ramadhan nih” kata istri saya ketika paket itu sampai. Namun apalah daya, karena saya “merengek” juga, dibukalah 1 kilogram kurma—yang berhasil saya habiskan bahkan sebelum hari pertama puasa. Hehe.

Oh ya, terlepas dari cerita tadi, berkahnya Ramadhan nyatanya tidak hanya membuat emak-emak punya bisnis sampingan dengan menjual kurma. Ada lebih banyak bisnis UMKM yang berkembang ketika bulan Ramadhan datang lho.

Penasaran? Yuk, baca lebih lanjut.

Ilustrasi kurma (Sumber: Pixabay)

Peluang Bisnis UMKM yang Merekah di Ramadhan yang Berkah

Baru-baru ini saya mengirimkan sepaket telur asin ke sahabat kami. Memang bukan sebagai produk jualan, melainkan hadiah untuk mempererat persahabatan dan berbagi kebahagiaan. Konon katanya, dia pengen banget buka puasa dengan telur asin.

Hanya saja, sahabat kami itu rumahnya lumayan jauh. Akhirnya demi menghemat tenaga saat tengah puasa—ditambah ada pekerjaan lain juga—kami putuskan untuk mengirimkannya lewat kurir saja. Saya antar deh itu paket ke outlet JNE terdekat.

Cukup membayar 6.000 rupiah, saya jadi tidak perlu mengendarai sepeda motor sejauh 21 km untuk mengantarnya secara langsung. Selain itu, kita juga bisa berbagi berkah dengan petugas kurir yang mengantarkannya. Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk berbagi, bukan?

Mengirimkan telur asin via JNE (Dok. Pribadi)

Oh ya, karena daya tahannya cukup lama, jualan telur asin di bulan Ramadhan bisa jadi salah satu peluang bisnis UMKM lho, Anda bisa mencobanya. Namun jika ingin model bisnis lain, berikut beberapa peluang bisnis UMKM yang mereka di bulan Ramadhan yang berkah.

Makanan dan minuman buka puasa

Telur asin tadi bisa digolongkan sebagai camilan untuk berbuka puasa, selain itu bisa juga untuk lauk. Selain telur asin, beragam camilan lain juga mendapatkan “masa kejayaannya”. Aneka gorengan hingga kue-kue mudah sekali untuk ditemukan. Beragam minuman juga diserbu oleh pembeli. Bahkan minuman yang bisa dibilang “native” tanpa tambahan apa-apa seperti kelapa muda.

Perlengkapan ibadah

Perlengkapan ibadah juga jadi primadona ketika Ramadhan tiba lho. Pasalnya, saat Ramadhan orang-orang meramaikan mesjid, mereka yang belum punya atau perlengkapan ibadahnya sudah lusuh akan tertarik untuk membeli yang baru. Peluang ini bisa dimanfaatkan oleh UMKM, terutama pengrajin lokal seperti pengrajin mukena dan sarung.

Busana muslim dan muslimah

Terkait dengan poin sebelumnya, selain mengenakan perlengkapan ibadah terbaik, umat Islam juga sangat dianjurkan untuk mengenakan pakaian terbaik untuk ke mesjid. Anjuran ini datang langsung dari Allah ‘Azza wa Jalla lho. Tepatnya pada surat Al-A’raf ayat 31, yang artinya:

“Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap kali (memasuki) masjid. Makan dan mimumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.”

Kue kering untuk Ramadhan dan Lebaran

Tetangga di kampung—yang masih kerabat dengan kami—punya bisnis mikro atau rumahan membuat berbagai masakan. Ketika Ramadhan datang, ia bersiap-siap untuk membuka pra pesan (pre order) kue-kue kering lebaran. Ada banyak kue yang bisa dibuatnya seperti nastar, kastangel, putri salju, dan sebagainya.

Ramadhan menjadi momen yang ditunggu-tunggu banget tuh oleh tetangga kami itu. Dan, rasanya tak hanya beliau, Anda pun bisa memulai bisnis yang sama karena bisa dilakukan dari rumah dan produksinya bisa berdasarkan order atau by demand gitu.

Hampers, parsel dan serba-serbi Idulfitri

Peluang bisnis lainnya yang bisa banget dicoba oleh UMKM adalah menjual hampers, parsel dan serba-serbi Idulftiri lainnya. Kirim-mengirim hadiah di hari raya adalah budaya yang tidak hanya mempererat hubungan, tetapi juga mendatangkan pahala kebaikan. Anda bisa mencoba ide bisnis ini, bahkan dari hal sederhana seperti mendesain dan menjual amplop lebaran.

Nah, cukup banyak peluang bisnis di Ramadhan ini, bukan? Bisnis-bisnis di atas bisa dijalankan baik oleh usaha mikro, kecil, apalagi menengah. Anda bisa memilih mana yang Anda sukai. Tidak hanya itu, setelah ini kita juga akan bahas kiat memulai dan menjalankan bisnis itu dengan baik lho.

Kiat Sukses Berbisnis di Bulan Ramadhan Bagi UMKM

Zaman sekarang, siapa saja bisa berbisnis. Tidak hanya Anda yang mahasiswa, pekerja ataupun ibu rumah tangga, anak sekolah yang duduk di sekolah dasar pun bisa berbisnis. Teknologi sudah berkembang, memulai bisnis dari skala mikro sangat mudah untuk dilakukan dengan memadukan teknik promosi klasik dengan online.

Namun, ketika Anda sudah memiliki ide bisnis yang ingin dilakukan, selanjutnya tentu harus memikirkan strategi bisnisnya, bukan? Nah, agaknya beberapa langkah berikut ini bisa Anda lakukan.

Buat perancangan yang baik terlebih dahulu

Saya jadi teringat sebuah pepatah bahasa Inggris, bunyinya begini: If you fail to plan, you plan to fail. Jika Anda gagal merencanakan, Anda merencanakan kegagalan. Nyatanya, apapun kegiatan dalam hidup kita butuh perencanaan, bisnis yang ingin dijalani seperti itu juga. Anda bisa mulai mencoret-coret kertas dengan jumlah budget, jenis barang yang akan dijual, target pasar dan sebagainya. Rencanakanlah bisnis Anda dengan baik.

Mulailah promosi pada lingkaran-lingkaran terdekat Anda

Untuk awal-awal, akan lebih baik jika Anda mempromosikan bisnis pada lingkaran-lingkaran terdekat dengan Anda. Jika Anda mahasiswa, bisa pada teman angkatan terlebih dahulu. Siapapun Anda, pasti Anda memiliki komunitas yang bisa dijadikan tujuan untuk tes pasar. Hanya saja, meskipun promosi pada orang dekat, pastikan tetap profesional tanpa embel-embel “harga teman” ya, hehe.

Maksimalkan media promosi gratis sebelum berbayar

Datangnya bulan Ramadhan tidak hanya ditandai dengan maraknya iklan sirup di layar televisi, tetapi juga iklan produk di media-media sosial kita. Pelaku UMKM jelas tidak akan berpikir untuk beriklan di TV sebab itu mahal. Namun jika Anda mau menggunakan media sosial, itu bisa jadi media promosi gratis. Memang sih ada iklan berbayar juga, tapi maksimalkan dulu yang gratis sebelum berbayar.

Kumpulkan testimonial dan bukti transaksi sebagai social proof

Ketika melihat lapak jualan hidangan buka puasa yang ramai, umumnya orang lain akan tertarik untuk membeli di lapak itu juga. Mereka terdorong oleh fenomena yang dinamakan social proof. Anda pun juga bisa menciptakan social proof pada iklan bisnis Anda lho. Caranya dengan mengumpulkan testimoni dan bukti transaksi yang bisa dipasang di iklan Anda.

Manfaatkan psychological trigger dalam iklan

Dukung social proof dengan psychological trigger atau dorongan psikologis. Ada banyak sekali psychological trigger ini, salah satunya adalah scarcity atau kelangkaan. Anda bisa mempromosikan produk dalam stok yang terbatas sehingga akan terkesan langka. Misalnya Anda menjual kue kering, tapi stok dibatasi hanya 10 kotak dalam sekali buka pra pesan, dan sebagainya.

Packing produk Anda seramah mungkin

Bisnis yang baik adalah bisnis yang bisa mendapatkan hati pelanggannya. Ketika Anda bisa mendapatkan hati pelanggan, loyalitas mereka Anda terbentuk. Bahkan bukan tidak mungkin jika mereka mempromosikan bisnis Anda tanpa diminta.

Nah, salah satu cara mendapatkan hati pelanggan ini adalah dengan mengemas (packing) produk Anda seramah mungkin. Anda bisa menyelipkan kartu ucapan terima kasih pada setiap produk yang terjual kepada pelanggan, atau cara lainnya.

Gunakan jasa pengiriman yang tepat

At last but not least, pilihlah jasa pengiriman yang tepat untuk produk yang Anda jual. Memilih jasa pengiriman yang bertanggung jawab atau amanah akan sangat berpengaruh pada citra bisnis Anda di mata pelanggan.

Kalau boleh saran, Anda bisa menggunakan jasa pengiriman dari JNE atau JNE Express. Saya pribadi sering banget menggunakan JNE baik untuk mengirim apa menerima paket. JNE Express adalah merek dari PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir yang telah didirikan sejak tahun 1990. Perusahaan kurir logistik ini sudah mencapai 6.000 titik lokasi pelayanan dan masih terus bertambah, dengan jumlah karyawannya lebih dari 40.000 orang.

Yang tak kalah menarik dari perusahaan ini adalah komitmennya dalam mendukung UMKM. Mengutip dari laman jnewsonline.com, JNE mengadakan agenda bertajuk “Ngajak Online 2021” Goll.. Aborasi Bisnis Online yang ditargetkan untuk dilakukan di 59 kota di seluruh Indonesia. Pada 22 April 2021 lalu, agenda yang diselenggarakan untuk membantu para pebisnis UMKM untuk go online ini diadakan di Kota Banda Aceh.

Namun meskipun demikian, kita yang tidak di kota di mana agenda tersebut dilaksanakan masih bisa menyimak live streaming di kanal YouTube JNE lho. Berikut rekaman Ngajak Online 2021 di Banda Aceh kemarin.

Wujudkan Ramadhan Berkah dengan Bisnis yang Amanah

Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah. Berkahnya tidak hanya pada berlipat-gandanya pahala ibadah, tetapi juga terbukanya peluang bagi UMKM untuk berikhtiar menambah penghasilan dengan berbisnis. Nah, tadi saya sudah membagikan contoh bisnis yang sangat berpeluang untuk dilakukan oleh UMKM. Tidak hanya itu, juga ada kiat menjalankannya yang bisa Anda coba.

Pada kenyataannya, memang kita tidak pernah tahu dari mana pintu-pintu rezeki dibukakan oleh-Nya untuk kita. Tapi satu hal yang kita pahami, Tuhan tidak akan pernah menyia-nyiakan hamba-Nya yang mau berusaha lalu berdoa dan bertawakal kepada-Nya. Insyaa Allah di Ramadhan ini kita memperoleh limpah keberkahan itu. Yuk mulai bisnis Anda sekarang, jika Anda butuh jasa kurir logistik, JNE siap menjadi mitra amanah untuk kesuksesan bisnis Anda. Semoga kesuksesan, keberkahan dan kebahagiaan menyertai kita semua.[]

13 pemikiran pada “Saat Ramadhan Datang, Ini Lho Peluang Bisnis UMKM yang Merekah dan Berkembang”

  1. JNE masih jadi ekspedisi favorit buat antar barang ke luar pulau dengan harga yang ramah. Kebetulan selama ramadhan ini buka usaha baru, usaha makanan. Jadi butuh banget jasa pengiriman yang tepat waktu dan ramah biaya kirimnya kaya JNE ini

    Balas
  2. Bulan Ramadan memang jadi bulan yang menyenangkan bagi penjual maupun pembeli ya kak. Biasanya penjual ABC dirasa tokonya sedikit sepi, saat bulan Ramadan jadi laris dan banyak peminatnya. Semoga ramadan senantiasa jadi bulan yang baik untuk semua.

    Balas
  3. Alhamdulillah Ramadan tahun ini bisa bisnis kurma walaupun masih sekitar kecamatan aja.

    Ngomong2 soal JNE, ekspedisi satu ini sampai skrng masih jadi salah satu pilihan untuk urusan ngirim2. Bisa menjangkau hingga daerah kami yg berada di pelosok Sulawesi.

    Balas
  4. Ternyata Uda doyan sekali kurma yah. Memang momennya pas banget ya kalau makan kurma saat Ramadan. Coba kalau makannya di luar Ramadan, kurang sreg aja hehehe…

    Jasa kurir JNE Express ini pas banget untuk ngebantu bisnis kita ya Mas. Udah gitu banyak promonya pula….

    Kurmanya nggak sekalian dikirim ke tempat saya di Depok Mas, hahaha

    Balas
  5. JNE sudah jadi ekspedisi terpercaya saya sejak jaman masih kerja di tahun 1998. Waktu itu belum banyak ekspedisi, JNE sudah menunjukkan kualitas layanan sehingga jadi langganan kantor tempat saya bekerja. Membuat saya juga memercayakan pengiriman lewat ekspedisi ini hingga kini.
    Memang banyak ya peluang bisnis ketika Ramadan..yang jika ditekuni bisa berlipat penghasilan

    Balas
  6. Walau masih dalam masa pandemi dan banyak orang bilang ekonomi terpuruk, tapi ramadhan membawa keberkahan tersendiri ya. Peluang yang bisa dimanfaatkan untuk berbisnis aneka hidangan berbuka, kue lebaran, perlengkapan sholat. Kalau jarak dekat, bisa langsung datang, atau barangnya di antar. Kalau jarak jauh, bisa pakai jasa JNE, murah dan cepat

    Balas
  7. Alhamdulillah, kalau lihat dari data statistik memang perkembangan umkm di tataran jual beli online ini memang meningkat pesat banget yaa. Salutttt sama mereka2 yang bisa bertahan meski di tengah pandemi, bahkan jadi lebih kreatif.

    Balas
  8. To be honest, JNE masih jadi andalanku saat mengirimkan aneka paket dan dokumen. Cuman jujur aja aku belum pernah kirim makanan atau minuman gitu. Emang selama Ramadan, pasti ada banyak barang yang dikirimkan ya Uda.. Dan JNE selalu ada untuk pelanggannya.

    Balas
  9. Yesss! Aku pun salah satu orang yang mengambil peluang bisnis saat ramadhan in, dengan berubah jadi tukang jualan kueh, hehehe…
    Mau nggak mau, harus memanfaatkan peluang, apalagi tahun kemarin kena PHK. Kalau soal pengiriman sih, seudah ada beberapa armada yang terpercaya yg saya pake, termasuk JNE ini.

    Balas
  10. Masyaallah tabarakallah, bulan Ramadan ini membawa manfaat bagi semesta alam yaa, ada teman saya yang tionghoa mengatakan kalau bisa Ramadan dan lebaran ini ada 3x dalam setahun. Karena mereka bisa menangguk untung berlipat di 2 momen ini terutama lebaran. Seperti yg Da Fadli jelaskan di atas, banyak sekali peluang bisnis saat bulan puasa seperti ini.

    Balas
  11. Di Bulan Ramadan memang peluang bisnis terbuka lebar ya, waktunya buat para UMKM berinovasi mencari berkah rezeki. Kalau untuk kirim paketnya sudah hafal banget tentu semuanya dengan JNE, pelanggannya udah banyak juga, diantaranya banyaknya ekspedisi yang ada sekarang JNE bertahan dan bertumbuh terus. Mantap ya pokoknya JNE ini, dukungan programnya untuk UMKM pun membuatnya semakin disuka.

    Balas
  12. Emang bener ya bang, Ramadhan ini adalah waktu dimana pintu rezeki dibuka seluas-luasnya. Meskipun pandemi, ada banyak hal yang bisa jadi celah bisnis halal. Yok semangat yok jadi UMKM berdaya.

    Balas

Tinggalkan komentar

error: