Lompat ke konten
Home » 5 Perbedaan Rubik Magnet dengan Rubik Biasa

5 Perbedaan Rubik Magnet dengan Rubik Biasa

perbedaan rubik magnet dengan rubik biasa

Jika Anda adalah penggemar puzzle rubik, mungkin Anda sudah tidak asing dengan rubik magnet atau rubik magnetik. Jenis rubik satu ini tentu saja memiliki keunggulan dibandingkan rubik biasa. Ia juga lebih disukai, terutama oleh pemain profesional. Namun apa sebenarnya perbedaan rubik magnet dengan rubik biasa?

Pertanyaan di atas agaknya menjadi sesuatu yang perlu kita jawab di artikel ini. Sebab bagaimanapun, akan lebih baik jika kita memahami apa yang akan kita beli sebelum memutuskannya. Namun yang perlu kami sampaikan di awal adalah, baik rubik magnet maupun rubik biasa sama bagusnya.

Lebih jelasnya, berikut beberapa perbedaan rubik magnet dengan rubik biasa.

Keberadaan magnet

Perbedaan pertama tentu saja perkara ada atau tidak adanya magnet pada rubik tersebut. Rubit magnetik memiliki beberapa magnet kecil di antara kepingannya. Magnet-magnet tersebut berpasangan dengan kutub yang berbeda.

Pertanyaannya, seberapa banyak jumlah magnet yang ada di rubik magnet? Magnetnya bisa ditempatkan di setiap kepingan puzzle rubik. Cukup banyak, bukan?

Turning

Turning atau putaran dari rubik magnet dengan rubik biasa juga memiliki perbedaan yang mendasar. Putaran rubik biasa sangat tergantung dari pengaturan awal dan fabrikasi pabrik. Ada yang licin, ada juga yang keras.

Sementara itu, rubik magnet memiliki berbagai pilihan tingkat kekuatan magnet yang sangat berpengaruh pada turning atau putarannya. Umumnya rubik magnetik memiliki turning atau putaran yang smooth, sehingga cocok untuk speedcubing.

Stabilitas

Rubik dengan magnet juga menawarkan stabilitas yang lebih baik. Pengguna akan mendapatkan pengalaman bermain rubik yang menyenangkan dan minim masalah.

Berbeda dengan rubik biasa, keping-keping atau bagian rubik terasa tidak stabil bahkan bisa keluar dari sambungannya. Meskipun memang juga ada rubik non magnetik yang cukup stabil saat dimainkan.

Akurasi

Sekarang kita bahas tentang akurasinya. Ada beberapa masalah yang kerap pemain temukan pemain rubik di lapangan, terutama bagi mereka pada speedcuber yang senang berkompetisi. Masalah itu adalah over turning dan lock-up.

Over turning adalah kondisi di mana putaran yang terjadi berlebih dari yang kita inginkan. Hal ini kemudian membuat putaran rubik menjadi tidak halus. Kondisi over turning ini dapat berujung pada kondisi lock-up.

Lock-up sendiri dapat kita artikan sebagai kondisi di mana rubik tidak dapat kita putar. Penyebabnya adalah sudut putaran rubik tidak pas sehingga keping-kepingnya bentrokan. Parahnya, jika dipaksakan untuk diputar, rubik bisa bercerai berai.

Pada rubik magnetik, masalah over turning dan lock-up dapat teratasi karena adanya magnet yang membuat akurasi turning meningkat. Ujungnya adalah pemain dapat menghindrai kondisi lock-up.

Harga

Nah, mungkin ini yang kerap jadi pertanyaan Anda. Harganya bagaimana? Setelah membaca semua penjelasan di atas tadi, tentu kita bisa menarik kesimpulan bahwa rubik magnet memang lebih mahal dari rubik biasa. Harganya bisa 3x lipat rubik biasa dan itu sangat tergantung pada mereknya.

Sebagai informasi, harga rubik magnetik bisa bervariasi mulai 40/50 ribuan hingga mencapai lebih dari 1 juta rupiah per unitnya. Yang jelas, semakin mahal harga sebuah rubik magnetik, semakin banyak atau baik pula fitur dan pengalaman yang produsen tawarkan.

Bagaimana, tertarik untuk membeli sebuah rubik magnetik? Atau rubik biasa saja?

Kabar baiknya, kami sudah pernah menulis artikel mengenai merek rubik terbaik di blog ini sebelumnya. Jika berkenan, Anda bisa membaca artikel tersebut dan memilih salah satu dari pilihan yang ada. Akhir kata, semoga Anda menemukan rubik terbaik untuk keperluan Anda.

Bagikan yuk:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *