10 Cabang Fisika yang Bisa Kamu Pelajari

Siapa di sini yang suka dengan pelajaran Fisika? Saya berharap ada yang menjawab “saya”, meskipun sebagian besar pelajar menganggap bahwa pelajaran Fisika itu sulit, tapi ketahuilah bahwa yang kita rasakan sulit itu baru kulitnya saja. Lebih jauh dari itu, banyak cabang-cabang Fisika yang jauh lebih sulit lagi.

“Benarkah?”

Benar kok, saya pribadi sudah merasakannya, terutama ketika saya masuk ke jurusan teknik mesin yang mana penuh dengan ilmu fisika terapan. Memang pada awalnya kami belajar fisika dasar, tapi setelah itu, cabang ilmu fisika yang kami pelajari adalah fisika mekanika.

Nyatanya, fisika mekanika hanyalah satu dari sekian banyak cabang-cabang ilmu fisika, lho. Kali ini kita akan membahas secara lebih jauh mengenai ilmu apa saja yang merupakan cabang ilmu fisika tersebut.

Cabang-cabang Fisika

Ada banyak sekali cabang ilmu fisika yang bisa kita temukan di dalam kehidupan kita sehari-hari. Mulai dari yang paling mudah untuk dipelajari hingga yang tersulit sekalipun. Meskipun saya pribadi menyukai ilmu fisika, tapi banyak juga cabang ilmu fisika yang tidak sanggup untuk saya pelajari.

Berikut beberapa cabang ilmu fisika yang bisa kamu pelajari lebih lanjut.

1. Fisika Mekanika

Fisika mekanika adalah cabang ilmu fisika yang paling dasar dan sudah kita pelajari semenjak duduk di bangku sekolah dasar. Fisika mekanika mempelajari tentang gerak suatu benda. Fisika mekanika ini terbagi pula menjadi dua bagian lho.

Bagian pertama yaitu kinematika, kinematika merupakan ilmu yang mempelajari gerak sebuah benda tanpa menyelediki kenapa benda atau objek tersebut bergerak. Bagian kedua adalah dinamika, yaitu ilmu yang mempelajari gerak sebuah benda dengan menyelidiki penyebab geraknya.

2. Fisika Kuantum

Fisika kuantum merupakan cabang ilmu fisika yang mempelajari tentang atom dan sub atom. Ilmu kuantum ini merupakan ilmu yang berada di antara ilmu fisika dan ilmu kimia, sebab kedua induk ilmu tersebut mempelajari tentang atom.

Jika di dalam ilmu kimia, kita mempelajari tentang bagaimana sebuah atom tersusun oleh proton, elektron dan neutron serta jumlahnya yang berbeda setiap unsur, pada ilmu fisika kuantum kita lebih membahas mengenai gerak sebuah atom. Tepatnya bagaimana model pergerakannya, model molekul, teori pergerakan hingga kecepatan gerak dari atom tersebut.

3. Geofisika

Jika dilihat dari namanya saja, kamu mungkin sudah bisa menebak bahwa geofisika adalah gabungan dari ilmu geografi dan fisika. Yap, tebakanmu benar. Geofisika adalah disiplin ilmu yang mempelajari bumi dengan menggunakan kaidah-kaidah fisika. Tak hanya gabungan antara geografi dan fisika, di dalam cabang fisika satu ini kita juga akan bertemu dengan prinsip ilmu kimia dan matematika.

Geofisika adalah ilmu yang cukup luas karena di dalamnya terdapat bahasan mengenai meteorologi, elektrisitas atmosferis dan fisika ionosfer. Di Indonesia sendiri, ada beberapa kampus yang membuka jurusan geofisika sebagai program studi S1 lho, salah satunya adalah di kampus Universitas Tanjungpura.

4. Metrologi Fisika

Metrologi adalah disiplin ilmu yang mempelajari cara-cara pengukuran, kalibrabasi dan pemastian akurasi di berbagai bidang seperti industri, ilmu pengetahuan dan teknologi. Ilmu metrologi sendiri sebenarnya bisa ada beberapa ilmu induk seperti fisika, kimia dan biologi. Metrologi dalam ilmu fisika adalah ilmu yang mempelajari pengukuran besaran fisika serta hal yang berkaitan dengan hal tersebut.

5. Termodinamika

Jujur, termodinamika bagi saya pribadi adalah salah satu dari cabang-cabang fisika yang sulit untuk saya taklukkan. Bagaimana tidak, saya harus mengambil mata kuliah Termodinamika 1 sebanyak 3 kali saat duduk di bangku S1 teknik mesin dulu.

Termodinamika adalah ilmu yang mempelajari tentang energi dan perpindahan panas. Pada ilmu ini kamu bisa mempelajari tentang bagaimana kalor atau panas dapat menyebabkan perubahan bentuk hingga bagaimana cara kerja dari siklus-siklus motor bakar seperti siklus rankine, siklus otto ataupun siklus diesel.

6. Mekanika Fluida

Mekanika fluida adalah cabang ilmu fisika yang mempelajari tentang zat fluida dan gaya yang bekerja padanya. Fluida terbagi menjadi 2 jenis yaitu gas dan cair, kedua ini nanti akan berhubungan dengan hidrolik dan pneumatik. Apa itu? Kamu akan mempelajari lebih lanjut tentang kedua hal tersebut di ilmu mekanika fluida.

Namun sadar atau tidak kamu mungkin sudah pernah mempelajari ilmu mekanika fluida ini, terutama saat belajar fisika dengan materi Hukum Bernoulli.

7. Fisika Listrik dan Magnet

Fisika listrik dan magnet bisa juga disebut dengan fisika elektronika adalah cabang ilmu fisika yang mempelajari hal mengenai listrik. Di dunia kampus sendiri, jurusan yang fokus membahas mengenai cabang fisika yang satu ini adalah jurusan teknik elektro. Di sana kamu bisa belajar mulai dari listrik statis hingga listrik dinamis.

8. Fisika Optik

Fisika optik atau optik adalah cabang ilmu fisika yang mempelajari sifat atau perilaku cahaya serta interaksinya dengan materi. Optik ini dijelaskan dengan berbagai fenomena optik yang terjadi.

9. Fisika Nuklir

Fisika nuklir adalah cabang ilmu fisika yang mempelajari tentang inti atom serta perubahan-perubahan pada inti atom tersebut. Sebagaimana yang kita ketahui, nuklir adalah suatu hal yang berbahaya sehingga orang yang menanganinya haruslah orang yang berilmu. Nah, dalam ilmu fisika nuklir dijelaskan bahwa sebuah reaksi nuklir adalah sebuah proses di mana dua nuklei atau partikel nuklir bertubrukan satu dengan lainnya sehingga memproduksi hasil yang berbeda dengan produk awalnya.

10. Astronomi

Siapa yang tidak kenal dengan astronomi? Bahkan bisa jadi kamu adalah penggemar ilmu astronomi. Astronomi adalah cabang ilmu fisika yang mempelajari benda langit dan fenomena-fenomena alam yang dapat terjadi di luar atmosfer bumi. Astronomi membicarakan tentang apa saja yang ada di alam semesta dan bagaimana satu dengan lainnya saling membentuk alam semesta itu.

Nyatanya, sebagaimana ilmu murni lainnya, cabang-cabang fisika itu sangat banyak dan sangat menarik untuk dibahas. Tokoh-tokoh fisikawan juga sangat banyak tuh yang terkenal, sebut saja Albert Einstein dan Sir Isaac Newton. Khusus Newton, kamu pasti sudah sangat akrab dengan namanya karena hukum-hukumnya adalah hukum yang sangat dekat di dalam kehidupan kita.

Kemudian mungkin muncul sebuah pertanyaan, kenapa cabang fisika bisa sebanyak itu? Jawabannya adalah karena ilmu itu sangatlah luas, dan semakin tinggi pendidikan seseorang, ia akan semakin fokus membahas sebagian kecil dari ilmu pengetahuan. Sebagai contoh, ketika saya menjalani S3 lalu, saya belajar fisika juga, tapi lebih ke fisika material, kemudian mengerucut ke material komposit dan mengerucut lagi ke komposit nano. Nah, nanti jika kamu ingin serius mempelajari fisika, kamu tinggal memilih cabang fisika mana yang kamu suka.

Itulah beberapa penjelasan mengenai cabang ilmu fisika yang ada dan dapat kamu pelajari. Adapun jika apa yang saya tuliskan masih kurang atau kamu punya pertanyaan terkait, jangan sungkan untuk menuliskannya di kolom komentar ya. Terima kasih banyak karena sudah mampir dan membaca.[]

4 pemikiran pada “10 Cabang Fisika yang Bisa Kamu Pelajari”

  1. 5 dan 6 pernah saya pelajari saat kuliah di Teknik Kimia. Cuma waktu itu belajarnya meraba-raba, belum terkoneksi dengan realita.

    Nah, kayaknya ada 1 lagi yg belum masuk: METAFISIKA!

    Balas

Tinggalkan komentar

error: