Macam Macam Rubik yang Layak Dimiliki dan Dicoba

Semenjak ditemukan oleh Erno Rubik pada tahun 1974, hingga sekarang penggemar rubik sudah sangat berkembang–bahkan jumlahnya sudah jutaan. Macam macam rubik pun sudah sangat banyak. Rubik yang ditemukan oleh Erno Rubik itu barulah rubik standar yang bisa kamu coba dan pecahkan. Selain dari rubik berbentuk kubus 3x3x3 itu, masih ada jenis rubik lainnya yang tak kalah menantang.

Jika kamu coba mencari rubik di marketplace seperti Lazada atau Shopee, kamu akan menemukan banyak sekali jenis atau macam rubik tersebut. Ada yang masih berbentuk kubus, tapi jumlah bagiannya berbeda. Ada juga yang bentuknya sudah berubah menjadi segi tiga dan sebagainya. Nah, di artikel ini kita akan membahas istilah-istilah atau sebutan untuk beragam jenis rubik tersebut.

Oh ya, sebelum lanjut, saya sudah pernah menulis artikel mengenai manfaat bermain rubik sebelumnya. Kamu bisa membacanya setelah artikel ini atau di lain waktu.

Macam Macam Rubik yang Tersedia

Sebagai penggemar rubik, tentu akan lebih baik jika kita mengetahui apa saja macam macam rubik tersebut. Ketika kamu mengetahui ini, kamu bisa memilih mana yang ingin kamu miliki dan mainkan. Atau kalau mau berniat menjadi kolektor rubik itu lain lagi, tapi kalau saran saya pribadi beli satu per satu dan pecahkan terlebih dahulu.

Nah, mana yang harus dibeli terlebih dahulu? Kamu bisa mempertimbangkan mana di antara berbagai jenis rubik di bawah ini untuk kamu miliki terlebih dahulu (atau bahkan beberapa di antaranya sekaligus!).

beragam jenis rubik

Standar Cube

Standar cube adalah kubis rubik standar dengan pengaturan 3x3x3. Rubik ini ditemukan oleh Erno Rubik pada 1974. Awalnya ia menciptakan teka-teki mekanis ini sebagai model pembelajaran beda 3D bagi murid-muridnya, tapi ternyata temuannya disukai dan diproduksi secara masal beberapa tahun setelah itu. Kesulitan standar cube sesuai dengan namanya, yaitu kesulitan standar. Rubik ini yang paling banyak digunakan oleh orang-orang.

Rekor dunia untuk standar cube ini dipegang oleh Yusheng Du yang berasal dari Tiongkok dengan catatan waktu 3,47 detik pada even Wuhu Open 2018. Sedangkan rekor Indonesia, konon dipegang oleh Stephen Adhisaputra pada even Rubikku Champ yang diselenggarakan pada 14 Januari 2012 dengan catatan waktu 6,84 detik.

Lihat di Lazada

jenis rubik original

Mini Cube

Seperti namanya, kubus rubik ini berukuran mini dengan pengaturan 2x2x2 (hanya terdiri dari 8 keping). Disebut juga sebagai pocket cube. Tingkat kesulitan dari rubik ini adalah yang paling rendah, artinya bisa diselesaikan dengan mudah.

Rekor dunia tercepat untuk mini cube adalah 0,49 detik yang dicetak oleh seorang berkebangsaan Polandia bernama Maciej Czapiewski pada 20 Maret 2016 dalam ajang Grudziądz Open 2016 di Grudziądz, Polandia.

Lihat di Lazada

model rubik

Master Cube (Rubik’s Revenge)

Master Cube adalah rubik dengan versi 4x4x4 yang ditemukan oleh Péter Sebestény dan dirilis pada 1981. Tidak seperti rubik original atau yang berjumlah ganjil seperti 5x5x5, master cube tidak memiliki faset atau katakanlah kepingan tetap. Faset tengah yang berjumlah 4 per sisinya bebas untuk berpindah ke posisi yang berbeda. Hal inilah yang membuat master cube lebih sulit dari standar cube.

Nah, bagi pemula agaknya ini sulit, tapi jangan salah, rubik ini bisa dipecahkan dalam 17,42 detik saja oleh Sebastian Weyer dari Jerman pada 15 September 2019 lalu dalam even Danish Open 2019 di Kolding, Denmark.

Lihat di Lazada

Professor’s Cube

Lebih rumit dari yang lainnya, rubik ini memiliki pengaturan 5x5x5, ditemukan oleh Udo Krell pada 1981. Cara kerja rubik satu ini adalah ekspansi dari standar cube 3x3x3. Hanya saja, karena banyaknya jumlah bagian yang dapat bergerak, Professor’s Cube tidak cocok untuk speedcubing atau permainan rubik cepat. Pemutaran yang kasar bisa membuat bagian-bagian rubik ini tercerai-berai. Namun jangan khawatir, ada versi lebih stabilnya dari rubik 5x5x5 ini yaitu Eastsheen 5x5x5 dan V-Cube 5 dengan desain mekanisme yang berbeda sehingga dapat mengatasi kekurangan versi originalnya.

Rekor dunia tercepat untuk rubik 5x5x5 dipecahkan oleh Max Park dari Amerika Serikat dengan waktu 34,92 detik. Rekor ini dipecahkan pada 25 Januari 2020 pada sebuah kompetisi di Houston Winter 2020, di Houston, Texas, Amerika Serikat.

jenis rubik

V-Cube 6

V-Cube 6 adalah versi 6x6x6 dari rubik original. Ditemukan oleh Panagiotis Verdes, desain rubik ini diproduksi secara massal oleh perusahaan Yunani, Verdes Innovations SA. Puzzle ini terdiri dari 152 keping di permukaannya. Selain itu, ada 60 keping yang dapat bergerak di bagian dalam kubus.

Rekor dunia tercepat untuk jenis rubik yang super susah ini dipecahkan oleh Max Park dari Amerika Serikat pada ajang Houstin Winter 2020 di Houston, Texas, Amerika Serikat. Catatan waktunya adlaah 1 menit 15,9 detik. Hebat ya, tidak terbayang bagaimana orang biasa menyelesaikan rubik tersebut.

V-Cube 7

V-Cube 7 adalah versi lanjutan dari V-Cube 6 enam dengan pengaturan 7x7x7. Kubus ini ditemukan oleh orang yang sama dan diproduksi perusahaan yang sama dengan V-Cube 6. Jumlah keping pada puzzle ini adalah 218 keping di permukaan. Mekanisme yang digunakan hampir sama dengan V-Cube 6. Hanya saja, layar sisi V-Cube 7 dibuat melengkung atau mendekati bulat (bukan bentuk kubus pada umumnya). Bentuk ini dipilih karena mekanisme pada teka-teki rubik ini tidak akan berjalan dengan baik denagn lapisan ketebalan yang identik.

Lalu, bagaimana dengan rekor dunia tercepatnya? Rekornya dipegang oleh orang yang sama dengan V-Cube 6, yaitu Max Parrk dari Amerika Serikat dengan catatan waktu 1 menit 40,98 detik pada CubingUSA Nationals 2019.

Fisher’s Cube

Fisher Cube adalah rubik yang memiliki mode 3x3x3 yang sama dengan rubik standar. Rubik ini dibuat oleh Tony Fisher. Lalu apa yang membedakan rubik ini dengan rubik original? Yaitu pada potongan dengan rotasi 45 derajat di sumbu Z. Cara penyelesaian rubik satu ini sangat mirip dengan rubik versi asli 3x3x3 namun dengan orientasi pusat terlihat dan orientasi tepi tidak terlihat pada permukaan berwarna merah, hijau, oranye dan biru.

Mirror Cube

Mirror Cube juga dikenal dengan nama Bump Cube. Model ini adalah modifikasi dari rubik 3x3x3 standar dan ditemukan pada 2006. Mekanisme internalnya hampir mirip dengan rubik biasa, namun semua keping berwarna sama dan memiliki bentuk yang berbeda-beda. Rubik ini ditemukan oleh Hidetoshi Takeji. Pada tahun 2008, desain puzzle ini diproduksi massalm di Boston oleh Rubik’s dengan manufaktur ditangani oleh MegaHouse. Nama resmi dari rubik ini adalah Mirror Blocks.

Pyraminx

Selain berbentuk kubus dan persegi panjang, ada juga dari macam macam rubik yang berbentuk selain kotak. Pyraminx adalah salah satunya. Rubik ini merupakan versi regular dengan bentuk tetrahedral. Ditemukan dan dipantenkan oleh Uwe Mèffert dan dikenalkan oleh Tomy Toys dari Jepang pada 1981–hanya beberapa waktu setelah Erno Rubik mengenalkan rubik original.

Rekor dunia untuk rubik ini dipegang oleh Dominik Górny dengan catatan waktu 0.91 detik pada kompetisi Byczy Cube Race 2018. Versi lebih sulit dari rubik ini disebut Master Pyraminx.

Pyramorphix

Pyramorphix juga disebut dengan Pyramorphinx, puzzle tetrahedral yang mirip dengan Rubik’s Cube. Secara total, ada 8 keping yang dapat digerakkan dan disusun. Meskipun tampak seperti versi simpel dari Pyraminx, puzzle ini adalah jenis puzzle dengan putaran pinggir dengan mekanisme yang identik dengan Mini Cube atau Pocket Cube yang sudah kita bahas tadi.

Baca juga : 5 Merek Rubik Terbaik yang Tersedia di Indonesia

Nah, sangat banyak bukan macam macam rubik itu? Ternyata apa yang sudah saya tuliskan di atas belumlah semua dari jenis rubik yang ada lho. Ada banyak lagi rubik yang sudah diciptakan atau mungkin juga yang sedang diciptakan dalam penelitian. Dari semua itu, tentu tidak baik jika kamu membeli semuanya. Tapi coba beli dan pecahkan teka-teki dari rubik termudah dahulu, yaitu rubik dengan bentuk kubus dengan pengaturan terkecil.

Tertarik untuk mencoba salah satu jenis rubik yang ada? Siapkan dirimu untuk memecahkan teka-tekinya. Bermain rubik adalah salah satu permainan yang mengasah kemampuan berpikir juga lho. Semoga harimu menyenangkan.

Tinggalkan komentar

error: