Home » 7 Alat untuk Membuat Podcast yang Layak Anda Miliki

7 Alat untuk Membuat Podcast yang Layak Anda Miliki

alat untuk podcast

Belakangan saya semakin menemukan bahwa konten podcast semakin banyak penggemar. Tidak hanya anak-anak muda yang menggandrunginya, melainkan juga kaum dewasa. Bahkan kenalan saya ada yang bela-belaan membeli alat untuk podcast agar kualitas podcast-nya menjadi maksimal.

Fenomena sebagai banyaknya content creator podcast ini mendapatkan respon positif dari berbagai instansi lho. Beberapa instansi pemerintah bahkan mengadakan lomba-lomba podcast. Aih, saya jadi tertarik juga membuat podcast. Sejujurnya, saya sudah cukup sering latihan, saya juga sudah membeli mikrofon, tinggal merancang konsep podcast-nya saja.

Omong-omong, Anda mungkin juga pengen membuat podcast, sebab kalau tidak, mungkin Anda tidak akan membuka halaman ini. Saya sudah menyiapkan informasi penting untuk Anda. Yuk baca lebih lanjut.

Kenapa Podcast Menarik?

Selama ini, konten audio yang paling umum kita dengar adalah lagu. Banyak sekali orang yang suka mendengarkan lagu atau musik instrumental. Namun belakangan podcast menjadi salah satu konten audio yang naik daun.

Saya pribadi memang tidak suka mendengarkan musik, makanya dulu saya tidak tertarik dengan Spotify. Hanya saja belakangan ini saya malah memasangnya dan rutin membuka aplikasi streaming audio itu. Alasannya tidak lain dan tidak bukan adalah untuk mendengar podcast.

Namun, apa sebetulnya yang menarik dari podcast ini? Jika harus kita buatkan dalam poin-poin khusus, berikut beberapa di antaranya.

Mudah dinikmati

Anda tidak harus duduk manis di depan perangkat saat mendengarkan podcast. Saya bahkan pernah mendengarkannya sembari membantu istri mencuci pakaian. Artinya kita bisa mendengarkannya dengan menyalakan podcast di smartphone lalu mengeraskan suara perangkat itu.

Akan lebih baik jika disambungkan dengan speaker atau headset bluetooth, jadi gerak kita lebih leluasa. Coba deh, ini cukup seru, apalagi jika konten podcast yang kita dengar itu edukatif.

Kontennya bervariasi

Ada banyak sekali niche atau topik podcast yang sangat mudah kita temukan di berbagai platform. Ada podcast motivasi, pemaknaan hidup, konten reliji, hiburan, dan tentu saja juga pendidikan.

Podcast yang saya dengar waktu mencuci pakaian itu adalah podcast belajar listening yang dibuat oleh native speaker langsung. Saya jadi bisa belajar listening meski sedang melakukan aktivitas lain.

Anda juga bisa memilih variasi konten yang sesuai dengan kepribadian Anda. Hanya saja, jangan sampai mendengarkan podcast saat mengerjakan pekerjaan yang butuh konsentrasi tinggi dan beresiko ya.

Hemat data

Dibandingkan konten audio visual atau video, konsumsi data podcast tentu lebih rendah. Anda hanya perlu mengeluarkan biaya data untuk sebauh berkas suara. Ini bisa jadi solusi untuk tetap bisa menikmati konten berkualitas di saat krisis paket data di akhir bulan. Eh.

Tapi memang, keunggulan podcast satu ini menjadikan saya lebih memilih mendengarkannya via Spotify ketimbang mencarinya di YouTube.

Bisa diputar berulang-ulang

Poin satu ini agaknya tidak bisa kita pungkiri. Memang video juga bisa diulang-ulang, cuma sayangnya hampir semua aplikasi pemutar dan streaming video tidak bisa bekerja di belakang layar. Dengan kata lain, layar tidak bisa diminimalkan. Kecuali jika Anda berlangganan YouTube premium.

Konten podcast bisa kita unduh dan putar berulang kali, bahkan sambil membuka aplikasi lain di perangkat kita. Ini sebuah fleksibilitas yang nyata, bukan?

Mudah untuk dibuat

Hal lainnya yang membuat podcast menarik adalah karena jenis konten satu ini mudah dibuat. Seseorang cukup menghidupkan rekaman suara dan berbicara tentang berbagai hal. Menyapa pendengar, mencurahkan isi hati, dan apapun itu.

Tapi tentu saja semakin baik persiapan pembuatan konten, maka akan semakin baik pula konten itu. Oleh karena itu, beberapa alat podcast di bawah layak untuk Anda miliki.

Alat-alat untuk Membuat Podcast

Ada cukup banyak alat untuk podcast, mulai dari alat yang sifatnya sangat penting hingga alat-alat opsional. Karena podcast adalah konten audio, peralatan yang akan saya tulis di bawah ini tentu saja sangat berkaitan dengan perangkat audio. Lalu, apa saja peralatan untuk membuat podcast itu? Ini dia daftarnya.

Mikrofon

mikrofon alat podcast

Ketika merekam audio dengan perangkat biasa, sebegai contoh HP atau laptop, besar kemungkinan kualitas audio keluarannya standar banget. Perangkat mikrofon bawaan atau built-in dalam HP atau laptop hanya sebatas alat untuk menangkap suara saja, bukan alat untuk menghasilkan suara yang jernih.

Adapun jenis mikrofon yang populer bagi pembuat podcast adalah condenser microphone, yaitu jenis mikrofon yang dapat menangkap dan mengolah sinyal suara vokal dengan baik. Condenser microphone sangat cocok untuk digunakan di dalam ruangan atau studio. Toh memang podcast dibuatnya di dalam ruangan, bukan? Kalau mikrofon untuk di luar ruangan lain lagi, itu biasanya dipakai buat ngevlog.

Nah, jika Anda butuh referensi mikrofon yang cocok untuk podcast, untuk kelas yang terjangkau yang populer itu adalah Taffware BM 800 dan Taffware BM 8000. Kedua mikrofon tersebut menjadi mikrofon kondenser berkualitas yang paling terjangkau. Di atas itu, Anda juga bisa memilih Fantech Leviosa yang merupakan mikrofon kondenser untuk gaming tapi cocok juga untuk podcast.

PC atau Laptop

Membuat popdcast memang bisa menggunakan handphone saja, hanya saja Anda akan cukup kesulitan dalam mengedit suara yang sudah direkam. Beberapa aplikasi pengedit suara lebih banyak dan lebih mudah digunakan dengan sebuah komputer.

Tidak perlu komputer dengan spesifikasi tinggi untuk membuat podcast, tidak seperti aplikasi pengedit video, aplikasi pengedit audio membutuhkan sumber daya yang lebih sedikit.

Pop Filter

peralatan podcast pop filter

Ketika menonton video orang rekaman, mungkin Anda pernah melihat sebuah penyaring berbentuk bulat yang membatasi mulut seseorang dengan mikrofon. Alat itu disebut sebagai pop filter.

Pop filter adalah peralatan popdcast yang statusnya opsional. Anda akan sangat butuh ini jika mikrofon sensitif untuk menangkap suara berdesis dari vokal. Pop filter akan menyaring noise sehingga hasil rekaman lebih jernih. Dan kabar baiknya, pop filter bukanlah barang yang mahal. Anda bisa mendapatkan alat keren ini dengan harga mulai dari 20 ribuan rupiah saja.

Mic Stand / Boom

Agar suara podcast menjadi jernih, pembuat konten harus memposisikan diri secara tepat di depan mikrofon. Cuma masalahnya, mikrofon ini tidak cukup besar dan kita terpaksa membentuk posisi yang tidak nyaman ketika merekam audio dengan mic yang berada di atas meja. Nah, saat itulah mic stand (boom) sangat kita butuhkan.

Podcaster biasanya menggunakan mic stand meja yang dapat mereka tekuk sedemikian rupa. Adanya penegak mikrofon ini memudahkan kita untuk memosisikan mikrofon di lokasi yang tepat. Apalagi jika mikrofon tersebut termasuk tipe cardioid yang menangkap suara dari arah depan dengan lebih baik dari pada samping ataupun belakang.

Sound Card atau Audio Interface

Bagi pemula, memilih sound card mungkin lebih masuk akal ketimbang membeli audio interface. Sejurus keduanya tampak sama, hanya saja sound card lebih sederhana bahkan ada yang berbentuk USB. Sedangkan audio interface lebih komplit dengan harga yang lebih mahal.

Fungsi kedua alat ini adalah mengolah data suara masukkan dan meneruskannya ke dalam komputer. Alat ini dapat mengubah suara analog menjadi digital supaya dapat diolah oleh komputer.

Selain sound card, ada lagi tuh perangkat audio yang bernama mixer yang memungkinkan suara yang masuk dari microphone dipadukan atau dicampur, tapi untuk membuat podcast kita tidak perlu ini. Cukup sound card saja agar kualitas rekaman jadi lebih baik, atau audio interface jika Anda punya lebih banyak dana. Hanya saja, baik sound card atau audio interface tidak wajib dalam membuat podcast ya.

Software Digital Audio Workstation

Alat untuk membuat podcast selanjutnya adalah sebuah software, tepatnya software Digital Audio Workstation (DAW). DAW merupakan software yang gunanya adalah untuk mengedit audio digital. Anda bisa mengubah frekuensi, mengatur tempo, memotong audio, mereduksi noise, dan sebagainya dengan alat ini.

Salah satu software DAW yang banyak direkomendasikan dan gratis adalah Audacity. Perangkat lunak ini merupakan perangkat open source yang populer dengan tatap muka (interface) yang mudah untuk dipahami. Aplikasinya juga ringan di komputer. Tenang saja, tutorial menggunakannya banyak kok di YouTube atau internet secara umum.

Headphone atau Earphone

Terakhir, alat untuk membuat podcast lainnya adalah headphone (atau minimal earphone). Memang alat audio satu ini gunanya bukan untuk merekam melainkan mendengarkan rekaman. Bagaimanapun, kita perlu mendengarkan ulang rekaman kita saat ingin mengeditnya, bukan?

Selain itu, jika Anda mengundang pembicara lainnya ke dalam podcast Anda, sudah barang tentu Anda butuh sebuah headphone atau earphone agar komunikasi bisa lancar. Terutama jika Anda dengan narasumber berada di lokasi yang berbeda dan hanya terhubung lewat internet.

Baca juga : 8 Cara Memilih Earphone yang Bagus dan Berkualitas

Penutup

Well, beberapa alat di atas tidak semuanya yang wajib untuk kita gunakan saat ingin membuat podcast. Jika harus disederhanakan, intinya adalah komputer, mikrofon, dan software DAW. Anda bisa menambahkan pop filter dan stand mic jika rasanya perlu, sementara yang lainnya bisa Anda beli ketika memang sudah mulai konsisten membuat podcast.

Kesudahannya, semoga artikel sederhana saya ini bermanfaat bagi Anda. Kita sama-sama sedang belajar membuat podcast kok. Jika Anda punya saran, kritik atau komentar, jangan sungkan menuliskannya di bawah. Selamat membuat podcast, pastikan podcast yang kita buat bermanfaat untuk banyak orang ya.[]

Bagikan yuk:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *