Format Jurnal Ilmiah yang Umum Digunakan

Selain menggunakan ragam bahasa ilmiah, karya tulis ilmiah atau jurnal ilmiah juga mesti ditulis dengan mengikuti format jurnal ilmiah yang berlaku. Penggunaan format tersebut ditujukan agar alur penulisan karya ilmiah menjadi lebih baik, terstruktur dan memenuhi kaidah-kaidah dalam penulisan ilmiah lainnya.

Seseorang yang telah terbiasa menulis atau membuat jurnal ilmiah akan dengan mudah menemukan format yang bisa digunakan dalam menulis hal tersebut, namun bagaimana dengan mereka yang baru mengerjakannya untuk pertama kalinya? Oleh sebab itu lah, kali ini saya akan coba membahas sepintas mengenai format penulisan jurnal ilmiah yang umum digunakan.

Agar lebih mudah dalam memahami tulisan ini, Anda bisa menggunakan daftar isi di bawah untuk langsung ke pembahasan yang Anda inginkan. Hanya saja, saya menyarankan untuk membaca keseluruhan artikelnya jika Anda ingin mendapatkan informasi yang lebih. Dan jika menurut Anda artikel ini bermanfaat, Anda bisa membagikannya ke media sosial dan sebagainya sebagai bentuk dukungan Anda kepada saya. *maunya

Cara Mengetahui Format Jurnal Ilmiah

Apa yang Anda ketahui tentang jurnal ilmiah? Gampangnya jurnal ilmiah adalah kumpulan artikel ilmiah yang diterbitkan dalam volume dan nomor-nomor tertentu. Jurnal ilmiah biasanya memuat artikel-artikel yang berada dalam satu tema khusus. Sehingga apa yang kita bahas ini lebih tepat disebut sebagai format artikel jurnal ilmiah ketimbang format jurnal ilmiah saja. Ya, pada kenyataannya di lapangan kita sering menyamakan kedua hal tersebut.

Nah, dalam mencari format penulisan jurnal ilmiah, ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan, langkah tersebut adalah sebagai berikut:

Lihat contoh artikel yang sudah diterbitkan

Cara pertama yang bisa dilakukan untuk mengetahui format jurnal ilmiah adalah melihat artikel yang sudah diterbitkan oleh jurnal ilmiah terkait. Baik jika itu adalah jurnal nasional maupun jenis jurnal ilmiah lainnya. Anda tinggal mengikuti format dari contoh artikel yang sudah ada.

Bertanya pada editor jurnal ilmiah yang bersangkutan

Selain melihat langsung pada contoh artikel yang sudah terbit, Anda bisa menggunakan cara lain seperti bertanya langsung kepada editor jurnal ilmiah tersebut. Anda bisa menanyakan melalui email kepada editor dari jurnal tersebut, hanya saja, mungkin butuh waktu baginya untuk membalas, dan mungkin juga di situs jurnal ilmiah tersebut sudah ada format jurnal yang dilampirkan.

Cari pedoman penulisan bagi pengarang di situs jurnal tersebut

Di beberapa jurnal ilmiah, mereka menyediakan panduan untuk pengarang yang biasanya disebut sebagai “author guidelines”. Di dalam panduan tersebut umumnya terdapat format jurnal ilmiah yang mereka tentukan. Anda bisa membaca itu dengan seksama agar bisa membuat format yang sama untuk artikel ilmiah Anda.

Unduh template manuskrip yang disediakan

Meski tak semuanya, ada beberapa jurnal ilmiah yang menyertakan template dari artikel ilmiah yang diterbitkan di jurnal mereka. Anda bisa mengunduh (download) berkas tersebut dalam memindahkan manuskrip artikel ilmiah Anda ke sana, tentu dengan menyesuaikan dengan formal jurnal ilmiah yang sudah ditentukan oleh jurnal yang bersangkutan.

Format Jurnal Ilmiah Secara Umum

Meskipun saya sudah menuliskan beberapa cara mengetahui format jurnal ilmiah di atas, mungkin Anda tidak sedang butuh menulis artikel ilmiah untuk dikirimkan ke sebuah jurnal. Katakanlah, Anda ingin menulis sebagai tugas kuliah dan sebagainya. Oleh karena itu, perlu kiranya saya menjelaskan juga format secara umum. Mudah-mudahan ini bisa membantu Anda dalam mengerjakan tugas.

Berikut format umum dalam penulisan artikel jurnal ilmiah:

  • Abstrak
  • Pendahuluan
  • Metode Penelitian
  • Hasil dan Pembahasan
  • Kesimpulan
  • Ucapan Terima Kasih
  • Daftar Pusataka

Sekarang kita coba bahas satu-persatu poin tersebut.

Abstrak

Abstrak merupakan ringkasan umum dari sebuah artikel ilmiah dari awal hingga akhir. Abstrak harus memberikan gambaran pada pembaca tentang apa yang diteliti dan bagaimana hasil yang didapatkan. Hal ini dikarenakan abstrak adalah hal pertama yang harus dibaca oleh orang lain ketika ingin mencari artikel jurnal ilmiah sebagai referensi.

Pendahuluan

Pendahuluan adalah bagian awal dari artikel ilmiah yang memuat latar belakang hingga tujuan dari penelitian yang akan dilakukan. Di bagian ini juga dimuat beberapa landasan teori yang digunakan dalam melakukan penelitian. Untuk menulis latar belakang sendiri, saya pernah membahasnya dalam artikel berikut ini: Latar Belakang Karya Ilmiah, Contoh dan Cara Membuatnya

Metode Penelitian

Pada bagian ini, dijelaskan mengenai bahan dan alat yang digunakan serta metode penelitian yang dipilih hingga langkah-langkahnya. Anda bisa menjelaskan mengenai pengambilan sampel hingga prosedur penelitian di bagian ini. Metode penelitian perlu dibuat dengan jelas agar penelitian Anda bisa direplikasi atau dilanjutkan oleh penulis lainnya.

Hasil dan Pembahasan

Pada bagian ini, penulis artikel jurnal ilmiah bisa menampilkan hasil yang didapatkan serta melakukan pembahasan mengenai hasil tersebut. Hasil atau data dianalisis dengan argumen-argumen yang bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya. Jangan lupa untuk mensitasi atau merujuk penelitian atau artikel ilmiah orang lain yang bisa menguatkan analisis Anda.

Kesimpulan

Bagian ini tentu tidak perlu penjelasan lebih lanjut lagi. Anda hanya perlu menyimpulkan hasil dan pembahasan yang sudah Anda dapatkan pada bagian ini dan mengevaluasi tujuan penelitian Anda. Apakah tercapai atau tidak.

Ucapan Terima Kasih (opsional)

Ucapan terima kasih, atau acknowledgement, merupakan bagian khusus yang bisa dimasukkan ke dalam artikel ilmiah sebagai tempat untuk mengucapkan terima kasih kepada orang atau pihak yang telah membantu Anda mengerjakan artikel jurnal ilmiah tersebut, termasuk pada saat penelitian. Namun Anda tidak perlu berterima kasih pada orang-orang yang namanya termasuk sebagai ko-penulis dari artikel ilmiah Anda.

Daftar Pustaka

Anda juga perlu melampirkan daftar pustaka dari referensi-referensi yang Anda gunakan dalam penulisan artikel jurnal ilmiah tersebut. Pastikan format daftar pustakannya sesuai dengan yang diminta oleh editor jurnal ilmiah terkait ya. Atau jika untuk tugas, Anda bisa menggunakan format umum seperti APA, MLA dan lainnya.

Oh ya, Anda bisa melihat contoh dari penerapan format jurnal ilmiah ini di artikel ilmiah ini : http://jurnalmesin.petra.ac.id/index.php/mes/article/viewFile/16474/19942

Format Jurnal Internasional

Jika sebelumnya saya menuliskan format jurnal secara umum, mungkin Anda juga butuh informasi mengenai format jurnal internasional. Pada dasarnya itu tidaklah jauh berbeda, hanya saja setiap jurnal internasional bisa memiliki formatnya masing-masing.

Adapun format umum dalam penulisan jurnal internasional adalah sebagai berikut:

  • Abstract
  • Introduction
  • Materials and Methods
  • Result and Discussion
  • Conclusion
  • Acknowledgement
  • References

Tidak jauh berbeda dengan format jurnal pada umumnya, hanya saja mungkin harus ditulis dalam bahasa Inggris atau bahasa PBB lainnya. Selain itu, Anda juga mesti mencari tahu format jurnal internasional tersebut dengan cara-cara yang sudah saya bagikan di atas.

Di samping itu semua, selain beberapa hal yang sudah saya tuliskan di atas, Anda juga perlu menyesuaikan format gambar dari jurnal ilmiah. Perhatikan apa format gambar yang diizinkan, misalnya .jpg, .png, .tiff dan sebagainya. Selain itu, cek juga format tabel yang diminta agar artikel yang Anda kirimkan bisa diterima untuk diterbitkan oleh jurnal ilmiah yang Anda targetkan.

Nah, itulah pembahasan kita mengenai format jurnal ilmiah yang umum digunakan. Semoga dari pembahasan yang sedikit ini bisa menambah wawasan Anda, terutama dalam penulisan karya ilmiah. Oh ya, saya masih punya banyak artikel tentang karya ilmiah lainnya di blog ini, Anda bisa membacanya juga jika berkenan. Dan terima kasih sudah membaca, jika ada pertanyaan, jangan sungkan untuk menuliskannya di kolom komentar.[]

Tinggalkan komentar

error: