Satu pertanyaan yang mungkin menggerayangi benak banyak orang adalah kuliah s2 berapa tahun agar tamat? Jika Anda penasaran dengan itu, sebenarnya kuliah S2 bisa diselesaikan dalam 1,5 tahun meskipun normalnya bisa 2 hingga 2,5 tahun. Tapi, untuk bisa tamat atau lulus S2 cepat ada beberapa cara yang harus Anda lakukan. Pasalnya, tak seperti S1 yang bisa dijalani dengan santai, S2 akan menyita lebih banyak perhatian hingga uang di dompet Anda.

Ngomong-ngomong, sebelum kita membahas mengenai tips kuliah S2 cepat selesai atau lulus, saya ingin katakan bahwa kiat yang akan saya bagikan nanti adalah kiat yang mungkin lebih cocok bagi orang yang baru merencanakan untuk kuliah S2. Jika Anda sudah menjalani S2, apalagi sudah tahun akhir, Anda saya sarankan untuk berkonsultasi lebih dalam dengan pembimbing Anda di kampus.

Cara Agar Kuliah S2 Cepat Selesai

Mumutuskan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang pascasarjana adalah salah satu keputusan besar yang dibuat oleh seseorang. Bagaimana tidak, setelah susah-payah menyelesaikan kuliah S1, ia justru menambah lama waktu belajar dengan mengambil S2. Oleh karena itu, sebaiknya kita mengambil S2 ketika memang sudah memiliki perencanaan yang matang. Perencanaan yang saya maksud adalah untuk apa ilmu dan ijazah master akan digunakan.

Sebagian besar orang mengambil S2 karena ingin menjadi pengajar di perguruan tinggi, atau untuk memudahkan mereka mendapatkan jabatan yang lebih baik di instansi tempat mereka bekerja. Apapun alasan S2 Anda, pastikan Anda tidak kuliah S2 karena sebatas coba-coba. Kalaupun sudah terlanjur begitu, ubah niat Anda sekarang. Jika sudah, berikut beberapa cara agar kuliah S2 bisa cepat selesai.

Pilih Jurusan yang Linear dengan S1 Anda Dulu

Meskipun tidak ada larangan untuk mengambil jurusan S2 yang berbeda dengan jurusan S1 dahulu, saya merekomendasikan Anda untuk mengambil jurusan yang linear. Jurusan s2 yang linear maksudnya adalah yang satu jurusan (atau paling tidak satu rumpun) dengan jurusan Anda ketika S1 dahulu.

Pemilihan jurusan yang linear akan memudahkan Anda dalam belajar dikarenakan Anda telah memiliki dasar dari ilmu tersebut. Satu hal lagi, ketika S1 dan S2 linear, Anda tidak perlu mengambil mata kuliah matrikulasi yang akan membuat kuliah S2 Anda semakin lama.

Rencanakan Bidang atau Bahkan Topik Penelitian Anda

Salah satu hal yang membuat kuliah S2 menjadi lama adalah proses penelitian. Ketika seorang mahasiswa S2 akan melakukan penelitian untuk tesis, ia membutuhkan waktu yang panjang dalam menentukan topik penelitiannya. Pasalnya penelitian S2 tidak seperti penelitian S1 yang bisa sekadar mengulang penelitian orang. Penelitian S2 harus lebih spesifik dan memiliki nilai kebaruan atau novelti.

Ketika Anda telah merencakan topik penelitian sebelum atau di awal kuliah S2, Anda telah memiliki bahan untuk Anda bawa ketika memilih dosen pembimbing atau promotor nanti.

Cari Calon Promotor di Awal Anda Kuliah S2

Berkaitan dengan poin 2, penelitian tidak bisa dilakukan tanpa bimbingan dari seorang promotor atau dosen pembimbing. Dan sayangnya, memilih promotor yang cocok itu susah-susah gampang. Oleh karena itu, jika Anda ingin kuliah S2 Anda bisa berjalan normal maka Anda perlu menentukan promotor ini dari awal.

Jika Anda melanjutkan kuliah di departmen yang sama dengan S1 dahulu, melanjutkan penelitian dengan pembimbing S1 adalah hal yang paling bijak untuk dilakukan agar penelitian berjalan lancar dan aman.

Rajin-rajinlah Membaca Literatur

Satu alasan lain kenapa menentukan topik penelitian sebaiknya di awal adalah agar Anda bisa mulai mencari literatur untuk Anda baca. Tak seperti S1 dahulu, ketika sudah duduk di bangku S2 kita dituntut mandiri untuk mempelajari sesuatu. Membaca-baca literatur berupa buku dan jurnal ilmiah adalah rutinitas wajib bagi mahasiswa pascasarjana.

Tak usah khawatir, memahami literatur ilmiah terutama jurnal internasional bukanlah hal yang sulit. Beberapa artikel saya berikut ini dapat membantu Anda dalam mencari dan memahami jurnal internasional tersebut.

Baca juga:

Mulai Penelitian di Tahun Pertama

Jika beberapa tips atau cara di atas telah Anda lakukan, hal selanjutnya yang bisa Anda lakukan adalah memulai penelitian di tahun pertama. Anda memang tidak bisa melakukan penelitian utama sebelum seminar proposal, akan tetapi Anda bisa memulai pra-penelitian sehingga terbiasa untuk melakukan penelitian inti setelahnya.

Jika penelitian Anda berhubungan dengan eksperimen di laboratorium maka mulainya mengurus surat izin menggunakan labor tersebut. Namun jika itu harus dilakukan di lapangan, siapkan juga apa-apa yang dibutuhkan.

Ajukan Permohonan Untuk Beasiswa, Minimal Biaya Penelitian

Umumnya pengerjaan tesis atau penelitian S2 membutuhkan biasa yang cukup besar. Jika Anda adalah seorang pekerja yang memiliki gaji bulanan (atau bahkan dapat tugas belajar dari instansi) mungkin itu bukan perkara yang besar bagi Anda. Tapi jika Anda adalah seorang fresh graduate yang lanjut kuliah maka pikirkanlah untuk mencari beasiswa,

Berbagai beasiswa S2 banyak tersedia, buatlah permohonan sesuai dengan syarat yang ditentukan. Jikapun tidak bisa mendapatkan beasiswa penuh, minimal beasiswa penelitian saja.

Baca juga : Jurusan Kuliah S2 Beda dengan S1, Apakah Masalah?

Perkuat Hubungan dengan Yang Maha Pencipta

Tips terakhir agar bisa tamat S2 dengan cepat adalah dengan memperkuat hubungan kita dengan Sang Pencipta. Rajin-rajinlah beribadah dan berdoa. Kita mungkin sudah merencanakan semuanya dengan sangat baik, tapi rencana itu tidak akan berjalan baik jika Tuhan tidak mengizinkannya.

Berkaitan dengan mendekatkan diri kepada-Nya, berbuat baik dengan sesama dan mengayomi keluarga juga dapat membuat kuliah S2 kita menjadi lancar.

Nah, itulah beberapa cara agar kuliah S2 cepat selesai. Cara di atas tidak akan memberikan dampak yang banyak jika tidak diamalkan dengan baik. Semoga apa yang saya tulis bisa bermanfaat untuk Anda. Jika ada pertanyaan atau curhatan tentang kuliah S2, jangan sungkan untuk menuliskannya di kolom komentar ya.[]

error:
Copy link
Powered by Social Snap