Home » 3 Jenis Laptop yang Bisa di Upgrade dengan Mudah

3 Jenis Laptop yang Bisa di Upgrade dengan Mudah

jenis laptop yang bisa di upgrade

Perkembangan kebutuhan pengguna agaknya sudah menjadi perhatian vendor laptop sejak lama. Toh sebagai pengguna kita tentu tidak ingin membeli laptop tiap sebentar, bukan? Maunya tuh sebuah laptop bisa kita pakai bertahun-tahun. Itu berarti penting banget bagi kita untuk tahu jenis laptop yang bisa di upgrade atau tingkatkan.

Untungnya apa? Laptop bisa tetap menemani kita di tengah intensitas dan aktivitas yang semakin kompleks dan berat.

Saat saya membeli laptop HP 14s yang saya gunakan saat ini, saya pikir akan cukup dengan RAM 4GB saja. Tapi seiring semakin aktifnya saya mengelola blog dan desain, saya putuskan untuk upgrade RAM. Tentang bagaimana ceritanya, nanti ya. Sekarang kita bahas apa saja tipe laptop yang bisa upgrade dulu.

Jenis Laptop yang Bisa di Upgrade

Jika kita bicara tentang jenis laptop, ada banyak sekali macamnya di pasaran. Jenis yang paling umum adalah notebook atau nama lain untuk laptop itu sendiri. Selain itu, ada juga beberapa jenis laptop lain yang memang diciptakan untuk pengguna spesifik. Beberapa dari jenis-jenis itu bisa di upgrade. Yuk kita bahas lebih lanjut.

Netbook

Kita mulai dari yang kecil dulu ya. Saya jadi teringat kalau dulu pernah beli netbook merk Acer Aspire–saya lupa seri tepatnya berapa. Yang jelas laptop itu berukuran 11 inchi saja. Bobotnya kecil dan ringan. Prosesornya ya prosesor standar Intel untuk sebatas browsing, mengetik-ngetik, dan menonton video.

Jelas saja sebuah netbook tidak bisa kita gunakan untuk kebutuhan multimedia tingkat menengah atau tinggi. Jika Anda memaksakan sebuah netbook untuk mengerjakan proyek desain grafis, ia rentan banget untuk “not responding”. Apalagi bermain game seperti Dota, Counter Strike, dan sebagainya.

Meskipun demikian, sebuah netbook sebenarnya masih bisa di upgrade lho. Walaupun slot RAM nya umumnya hanya 1, tapi jika RAM tersebut tidak disolderkan ke mainboard, Anda bisa menukarnya dengan yang lebih tinggi.

Hard disk yang terpasang pada laptop juga dapat diganti dengan SSD internal asalkan berjenis SATA–sama halnya dengan jenis HDD standar di laptop.

Notebook

Notebook adalah jenis laptop umum atau mainstream, cara mengetahui jenis laptop satu ini sangat mudah. Jika tidak ada embel-embel lain seperti “gaming” dan sebagainya, maka kita bisa sebut sebuah laptop itu sebagai notebook.

Nah, sebagai laptop standar, cukup banyak seri notebook dari berbagai merk yang mempunyai kemampuan untuk upgrade. Laptop saya, HP 14s, punya 2 slot RAM di motherboard-nya. Satu slot sudah terpakai oleh RAM bawaan, sedang 1 lagi kosong.

Slot RAM kosong itulah yang saya gunakan untuk menambahkan satu keping RAM Kingston 4GB. Saya memilih salah satu dari merk RAM terbaik tersebut karena memang RAM bawaan laptop saya juga Kingston. Alhasil sekarang si teman kerja punya 8GB RAM dan lebih tangguh untuk menunjang produktivitas saya.

Anda juga bisa memilih laptop berjenis notebook jika ingin punya laptop yang bisa di upgrade. Hanya saja, perhatikan dengan seksama spesifikasinya agar tidak seperti membeli kucing di dalam karung.

Desktop Replacement

Jenis laptop yang bisa di upgrade yang terakhir adalah desktop replacement. Jenis laptop yang satu ini adalah yang paling mudah untuk kita tingkatkan. Pasalnya, ia memiliki slot ekstra untuk RAM maupun storage.

Seperti sebutannya, desktop replacement memang laptop pengganti bagi desktop atau PC. Ia seperti sebuah PC yang dimuat-muatkan ke dalam sebuah laptop. Saya pribadi alhamdulillah pernah menggunakan salah satu desktop replacement yaitu ASUS TUF Gaming A15. Laptop gaming tersebut punya 2 slot SSD dan 2 slot RAM.

Oh ya, sebagian besar desktop replacement merupakan laptop gaming. Hal ini karena gaming adalah pekerjaan berat bagi sebuah laptop sehingga membutuhkan sumber daya yang kuat. Baik itu RAM, SSD, hingga kipas pendingin. Oleh karena itu, desktop replacement berukuran besar dan berat.

Selain diciptakan untuk keperluan gaming, desktop replacement ada juga yang khusus untuk keperluan desain atau video editing.

Hal Yang Tidak Bisa di Upgrade

Jika Anda menyimak dengan seksama artikel ajopiaman di atas, tampak jelas bahwa bagian yang upgradable itu adalah RAM dan disk penyimpanan saja. Sebab memang hanya 2 hal itu yang umumnya bisa di upgrade dari berbagai jenis laptop tertentu.

Jadi kalau misal ada yang bertanya apa prosesor laptop bisa diganti atau di upgrade, jawabannya tidak. Prosesor disematkan pada motherboard secara permanen. Jika Anda ingin meningkatkan prosesor laptop, itu berarti harus sekali menukar motherboard. Dan itu bukan pilihan yang baik lho, lebih baik beli laptop baru jika kasusnya demikian.

Sudah cukup jelas berarti ya. Hal yang bisa di upgrade dari jenis-jenis laptop di atas adalah RAM dan/atau disk penyimpanannya saja. Kabar baiknya, beberapa varian laptop (terutama jenis desktop replacement) memiliki slot disk cadangan yang membuat Anda bisa memiliki 1 HDD dan 1 SSD atau 2 SSD yang tersemat pada motherboard-nya.

Penutup

Setelah mengetahui berbagai jenis laptop yang bisa di upgrade di atas, barangkali Anda sudah punya gambaran tipe laptop mana yang akan Anda pilih. Namun jika Anda masih bingung, kami pernah menuliskan artikel tentang cara memilih laptop untuk mahasiswa sebelumnya.

“Tapi saya bukan mahasiswa, gimana dong?”

Tidak apa-apa, Anda bisa kok membaca artikel tentang merk laptop terbaik yang juga pernah ajopiaman.com tulis sebelumnya. Dengan demikian, mengetahui dengan baik tentang laptop yang akan dibeli adalah hal yang sangat penting. Ini akan meminimalisir resiko ketidakpuasan kita dalam menggunakannya.

Akhir kata, semoga artikel sederhana ini bermanfaat bagi Anda. Jika ada pertanyaan terkait topik, jangan sungkan untuk menuliskannya di kolom komentar ya.[]

Bagikan yuk:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *